Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Polisi Ungkap Penyebab Kecelakaan di Jalan Raya Duduksampeyan Gresik

Desi Rossilawati
Kamis, 10 April 2025 | 15:36 WIB
Bagikan
Polisi Ungkap Penyebab Kecelakaan di Jalan Raya Duduksampeyan Gresik

VISI.NEWS | BOGOR - Polisi mengungkapkan penyebab kecelakaan maut antara Bus Rajawali Indah jurusan Bojonegoro-Surabaya dan Isuzu Panther, Kamis (10/4/2025) sekitar pukul 05.45 WIB.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Gresik, Ipda Andri Aswoko, mengatakan pengemudi mobil DK-1157-FCL tidak bisa menguasai setir sehingga kendaraan warna biru itu oleng dan hilang kendali. "Saat melintas di tempat kejadian, pengemudi kendaraan mobil Isuzu Phanter berjalan tidak bisa menguasai setir. Sehingga oleng ke kiri sampai ban sebelah kiri turun ke bahu jalan, Selanjutnya oleng ke kanan melewati marka tengah jalan dan berbenturan dengan Kendaraan Bus Hino nopol S 7707 UA," kata Andri dikutip dalam keterangannya, Kamis (10/4/2025).

Andri mengatakan 7 penumpang mobil Panther (Sebelumnya 9 penumpang) yang dikemudikan Akhmad Basuki (49) asal Desa Tuwiri Wetan, Kecamatan Merakurak, Tuban, dalam perjalanan ke Surabaya. Nahas, setibanya di Jalan Raya Duduksampeyan, kejadian tak terduga merenggutnya nyawa rombongan yang berisi tujuh orang tersebut.

"Saat di TKP Jalan Raya Duduksampeyan, pengemudi mobil Panther hendak mendahului truk dari sisi kiri. Hingga ban mobil sebelah kiri keluar ke bahu jalan," tambah Aswoko.

Namun saat akan naik lagi ke badan jalan ban mobil tersebut selip. Mobil berwarna biru tua itu akhirnya oleng ke kanan hingga melewati markah jalan. "Saat bersamaan dari arah berlawanan (timur ke barat) melaju bus dengan nomor polisi S-7704-UA yang dikemudikan Suwarno, 46 tahun, asal Tuban. Sehingga terjadi kecelakaan," tandasnya. Sebelumnya terjadi adu banteng antara Bus Rajawali Indah dan Isuzu Panther di Jalan Raya Duduksampeyan menyebabkan 4 orang tewas di lokasi kejadian. Sementara 2 orang luka patah tulang dari penumpang dan sopir bus dan dibawa ke RSUD Ibnu Sina. @desi

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.