Polisi Tetapkan 4 Tersangka Penggelapan Mobil Bos Rental yang Ditembak di Tol Tangerang-Merak, Dua Masih Buron
Editor
Desi Rossilawati
Senin, 6 Januari 2025 | 19:00 WIB
VISI.NEWS | TANGERANG - Polisi telah menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam kasus penggelapan mobil milik IA (48), seorang pemilik rental yang tewas tertembak di rest area Tol Tangerang-Merak. Dua tersangka di antaranya masih buron. Kepala Bidang Humas Polda Banten, Kombes Didik Hariyanto, menjelaskan bahwa dua tersangka sudah ditangkap, yaitu Ajat Supriatna (29) dan IS (39), sedangkan dua lainnya, IH dan RM, masih dalam pengejaran.
"Tersangka empat orang, dua di antaranya DPO dalam pengejaran," ungkap Kabid Humas Polda Banten Kombes Didik Hariyanto, Senin (6/1/2025).
Didik menjelaskan peran masing-masing tersangka. Ajat Supriatna melakukan penggelapan mobil Honda Brio milik korban dengan cara menyewa kendaraan tersebut dan kemudian menyerahkannya kepada IH untuk dijual.
"Dan setelah mobil dikuasai selanjutnya mobil diserahkan (tersangka AS) kepada Saudara IH untuk dijual," imbuhnya.
IS berperan sebagai pihak yang menjual mobil, sementara IH yang kini menjadi buronan, adalah pihak yang menginstruksikan Ajat Supriatna untuk melakukan penggelapan dan menyiapkan dokumen palsu.
"Dengan cara melakukan sewa kendaraan di Makmur Jaya Rental Mobil dan juga orang yang menyiapkan KTP dan kartu keluarga (KK) palsu atas nama Ajat Supriatna untuk dijadikan sebagai syarat dokumen penyewa kendaraan dan juga orang yang menjual mobil Honda Brio kepada Saudara RM," pungkasnya.
"RM (dalam pengejaran) perannya yang mencabut GPS dan menjual mobil Honda Brio milik korban kepada Saudara IS," tutur dia.
Dalam kasus ini, RM juga terlibat sebagai orang yang mencabut GPS mobil dan menjualnya ke IS. Selanjutnya, kendaraan yang telah digelapkan dijual dengan harga Rp 23 juta kepada RH, yang kemudian menjualnya ke AA, seorang prajurit TNI AL, seharga Rp 40 juta. Proses pengungkapan kasus ini bermula dari pelacakan mobil yang dilakukan oleh IA dan rekannya melalui GPS yang masih aktif, meskipun dua GPS lainnya telah dimatikan.
Penyelidikan ini kemudian berujung pada peristiwa penembakan yang terjadi di rest area Tol Tangerang, yang mengakibatkan tewasnya IA. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!