Polisi Masih Tahan 14 Mahasiswa Peserta Aksi May Day di Semarang Hingga Dini Hari
VISI.NEWS | SEMARANG - Pihak kepolisian masih menahan sebanyak 14 mahasiswa peserta aksi peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di Jalan Pahlawan, Kota Semarang, Jawa Timur hingga Jumat (2/5/2025) dini hari.
Mereka baru mendapat pendampingan hukum pada Jumat pukul 01.00 WIB, meski telah ditangkap secara paksa sejak Kamis (1/5/2025) petang.
"Kami terus melobi polisi untuk bisa mendampingi korban. Kami bisa melakukan pendampingan pada pukul 01.10," jelas Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Semarang, Ahmad Syamsuddin Arief dikutip dalam keterangannya, Jumat.
Penahanan tersebut memicu aksi solidaritas dari puluhan mahasiswa lain yang mendatangi Mapolrestabes Semarang.
Menurut informasi, para mahasiswa bertahan di depan gerbang hingga dini hari, sementara pintu gerbang utama Polrestabes ditutup rapat oleh aparat.
Menurut Arief, lambatnya proses pendampingan disebabkan alasan internal polisi.
"Polisi beralasan lamanya memberikan proses pendampingan karena melakukan koordinasi dengan pimpinan," ujarnya.
Ia menyebut para mahasiswa yang ditahan telah menjalani pemeriksaan secara terpisah.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!