Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Polisi Brasil Tangkap Lima Petugas Militer Terkait Rencana Kudeta dan Pembunuhan Presiden Lula

Desi Rossilawati
Rabu, 20 November 2024 | 21:15 WIB
Bagikan
Polisi Brasil Tangkap Lima Petugas Militer Terkait Rencana Kudeta dan Pembunuhan Presiden Lula
VISI.NEWS | BRAZIL - Polisi Brasil telah menangkap lima petugas, termasuk empat anggota militer, yang diduga terlibat dalam rencana kudeta dan pembunuhan Presiden Luiz Inácio Lula da Silva, Wakil Presiden Geraldo Alckmin, dan Hakim Agung Alexandre de Moraes. Penangkapan ini dilakukan atas perintah Hakim De Moraes yang menyatakan bahwa para tersangka berusaha menggagalkan pelantikan pemerintah yang dipilih secara demokratis dan melemahkan otoritas peradilan Brasil. “Tujuan mereka adalah menggagalkan pelantikan pemerintah yang dipilih secara demokratis dan melemahkan otoritas peradilan Brasil,” ujar De Moraes. Rencana kudeta ini, yang diduga berlangsung antara November dan Desember 2022, berfokus pada upaya menggagalkan pelantikan Presiden Lula setelah ia mengalahkan mantan Presiden Jair Bolsonaro dalam pemilu. Penangkapan ini juga terkait dengan penyelidikan terhadap kerusuhan 8 Januari 2023, di mana pendukung Bolsonaro menyerbu gedung-gedung pemerintah di Brasilia. Tindakan ini dipandang sebagai ancaman serius terhadap demokrasi Brasil, dan Hakim De Moraes menegaskan bahwa upaya-upaya semacam ini akan ditindak tegas. “Tindakan-tindakan ini adalah bagian dari rencana yang lebih luas untuk menyerang kebebasan demokrasi Brasil,” katanya. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.