Pola Hidup Sehat Kunci Mencapai Zero Stunting Di Tahun 2023
VISINEWS |BANDUNG - Pencegahan terjadinya stunting baru harus menjadi fokus Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Jawa Barat (Jabar) dengan mengedukasi dan mendampingi masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat.
Demikian dikatakan Anggota DPRD Jawa Barat (Jabar) Haji Kusnadi, menurutnya langkah pencegahan stunting baru melalui pendampingan tersebut perlu dilakukan guna mencapai target zero stunting di 2023.
"Artinya bukan tidak ada stunting, tapi tidak ada stunting baru, Ssunting yang sekarang ada kita dampingi, kita harus kerja keras mengedukasi semua lapisan warga agar pola hidup sehat," katanya.
Kepada VISINEWS, Haji Kusnadi mengungkapkan, diketahui saat ini angka prevalensi stunting di Jabar mengalami penurunan signifikan, dari 31,5 persen pada 2018 ke angka 24,5 persen atau setara nasional.
"Setara nasional itu yakni 24,4 persen, alhamdulillah Jabar sudah sesuai terget dan hal ini menjadi semangat agar bisa zero stunting di 2023," ungkapnya.
Kendati mengalami penurunan signifikan, lanjut Bendahara Golkar ini, angka prevalensi stunting Jabar masih tergolong besar, penyebabnya adalah faktor banyaknya jumlah penduduk di Jabar.
"Secara nasional memang terlihat besar karena yang stunting ada sekitar 5,3 juta atau 20 persen," ujar Haji Kusnadi.
Terakhir, disparitas angka stunting antarkabupaten/kota di Jawa Barat juga masih lebar, saat ini, ada daerah dengan prevalensi tertinggi, yakni 35 persen dan terendah 12 persen.
"Ada dua daerah sudah di bawah standar nasional, sesuai arahan presiden di 2024 itu 14 persen, di jabar itu Depok dan Bekasi sudah di bawah 14 persen," pungkasnya. @eko.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!