Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

PM Thailand Paetongtarn Dibekukan MK Usai Skandal Telepon Bocor

Desi Rossilawati
Selasa, 1 Juli 2025 | 21:30 WIB
Bagikan
PM Thailand Paetongtarn Dibekukan MK Usai Skandal Telepon Bocor
VISI.NEWS | BANGKOK - Mahkamah Konstitusi Thailand resmi menangguhkan Perdana Menteri Paetongtarn Shinawatra dari tugas eksekutif mulai Selasa (1/7/2025) menyusul skandal percakapan telepon bocor yang memicu kontroversi luas. Dalam sidang putusan, MK menyatakan dengan suara mayoritas 7-2 bahwa penangguhan akan berlaku hingga ada keputusan final. Skandal ini bermula saat rekaman percakapan telepon antara Paetongtarn dan mantan PM Kamboja Hun Sen tersebar ke publik. Dalam rekaman tersebut, Paetongtarn terdengar merendahkan militer Thailand, yang selama ini memiliki pengaruh kuat dalam politik nasional dan memiliki sejarah konflik dengan keluarga Shinawatra. Akibat skandal itu, koalisi pemerintahan Paetongtarn mulai goyah. Partai konservatif Bhumjaithai, mitra terbesar kedua dari Partai Pheu Thai yang dipimpin Paetongtarn, memutuskan keluar pekan lalu. Sejumlah senator konservatif juga melayangkan tuntutan dengan alasan pelanggaran etika. Menanggapi putusan MK, Paetongtarn menerima keputusan tersebut dengan lapang dada. "Putusan telah keluar dan saya menerima keputusan MK," ujarnya di Bangkok. “Putusan telah keluar dan saya menerimanya. Saya ingin menegaskan kembali bahwa niat saya selalu untuk melakukan yang terbaik bagi negara,”tambahnya. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.