PM Kanada Percepat Pemilu, Bertekad Lawan Ancaman Trump
Editor
Desi Rossilawati
Senin, 24 Maret 2025 | 22:30 WIB
VISI.NEWS | KANADA - Perdana Menteri Kanada, Mark Carney, telah mengumumkan percepatan pemilu nasional yang akan digelar pada 28 April. Keputusan ini diambil sebagai respons terhadap meningkatnya ketegangan dengan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang diduga berupaya mengintervensi kedaulatan Kanada.
Carney, yang sebelumnya menjabat sebagai bankir di Bank Sentral Kanada, dipilih oleh Partai Liberal untuk menggantikan Justin Trudeau. Namun, ia belum pernah menghadapi pemilih secara langsung dalam skala nasional. Demi mengamankan dukungan publik, ia menjadikan ancaman ekonomi dan geopolitik dari AS sebagai fokus utama kampanyenya.
Dalam pidatonya, Carney menegaskan bahwa langkah Trump dalam kebijakan perdagangan dan pernyataan kontroversial mengenai integrasi Kanada ke AS mengancam stabilitas nasional. Oleh karena itu, ia meminta Gubernur Jenderal untuk membubarkan parlemen dan menyetujui pemilu lebih awal.
Selama satu dekade berkuasa, Partai Liberal mengalami penurunan popularitas. Namun, Carney berharap sentimen nasionalisme yang meningkat akan membantunya mendapatkan dukungan luas. Sementara itu, kebijakan Trump yang menerapkan tarif impor pada Kanada telah memperburuk hubungan kedua negara, meningkatkan urgensi bagi warga Kanada untuk memilih pemimpin yang dapat menjaga kedaulatan negara. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!