PKB, Partai Besutan Gus Dur yang "Dibesarkan" oleh Cak Imin
VISI.NEWS | BANDUNG - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) adalah salah satu partai politik yang lahir setelah jatuhnya Orde Baru oleh Reformasi 1998. Partai ini diinisiasi oleh KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur sebelum jatuh ke tangan Muhaimin Iskandar hingga jelang Pemilu 2024 ini. Partai ini mendapatkan nomor urut 1 dan dipimpin oleh Muhaimin Iskandar alias Cak Imin sebagai ketua umum.
Pada Pemilu 2019, PKB meraih 13.570.097 suara dan memperoleh 58 kursi di DPR-RI, meningkat dari Pemilu 2014 yang saat itu mendapat 47 kursi di parlemen dengan 11.298.957 suara. Berdasarkan data yang dirilis oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), PKB menempati urutan keempat sebagai partai politik yang banyak dipilih pada pesta demokrasi 2019.
PKB akan kembali berpartisipasi di Pemilu 2024. Baru-baru ini, PKB telah mengumumkan koalisinya dengan Partai Gerindra bernama Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR). Koalisi ini mengusung pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN) sebagai calon presiden dan wakil presiden. Namun, karena tidak ada kepastian Cak Imin sebagai ketua umum (Ketum) partai jadi calon wakil presiden (Cawapres) Prabowo Subianto, akhirnya Cak Imin hengkang diajak Ketum Partai Nasdem Surya Paloh untuk jadi cawapresnya Anies Baswedan.
PKB optimistis pasangan AMIN bakal mendominasi perolehan suara di Jawa Barat (Jabar) dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Jawa Barat merupakan provinsi dengan jumlah pemilih terbanyak di Indonesia, yaitu sekitar 34 juta jiwa. PKB berharap dapat mengulang prestasinya di Pemilu 2019, di mana partai ini meraih 3.740.000 suara di Jabar, atau sekitar 10,5 persen dari total suara nasional.
"Kami yakin AMIN akan menang telak di Jabar, karena mereka memiliki basis massa yang kuat di sana. Anies Baswedan adalah putra asli Jabar, sedangkan Cak Imin adalah ketua umum PKB yang memiliki hubungan erat dengan Nahdlatul Ulama (NU), organisasi Islam terbesar di Jabar," ujar Sekretaris Jenderal PKB, Hasanudin Wahid , dalam sebuah wawancara.
Selain Jabar, PKB juga menargetkan kemenangan AMIN di daerah-daerah lain yang menjadi basis PKB, seperti Jawa Timur, Jawa Tengah, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Kalimantan Selatan. PKB juga berupaya untuk meraih suara di daerah-daerah yang sebelumnya kurang diminati oleh partai ini, seperti Sumatera, Sulawesi, Maluku, dan Papua.
"Kami akan terus bergerak dan berkomunikasi dengan masyarakat untuk menyampaikan visi dan misi AMIN. Kami yakin AMIN adalah pasangan yang mampu membawa Indonesia ke arah yang lebih baik, lebih maju, dan lebih sejahtera," tutur Wahid.
Target 14 Kursi DPRD Kabupaten Bandung
Sementara itu, PKB Kabupaten Bandung menargetkan meraih 14 kursi di DPRD Kabupaten Bandung pada Pemilu Legislatif (Pileg) 2024 mendatang. Target ini naik dua kali lipat dari jumlah kursi yang dimiliki saat ini, yaitu 6 kursi.
Ketua DPC PKB Kabupaten Bandung, Dadang Supriatna, mengatakan target tersebut didasarkan pada kinerja dan popularitas partainya di daerah tersebut. Selain itu, PKB juga memiliki modal besar dengan dirinya yang menjabat sebagai Bupati Bandung sejak 2021.
"Nanti di tahun 2024 dalam pemilu target kita di 14 kursi. Tentu ini kita akan gerakan semua kemampuan mesin politik partai," ujar Dadang di Hotel Sutan Raja, Soreang, belum lama ini.
Untuk mencapai target tersebut, Dadang menginstruksikan seluruh bakal calon legislatif (Bacaleg) PKB untuk melakukan silaturahmi dan sosialisasi di masing-masing daerah pemilihan (Dapil). PKB Kabupaten Bandung memiliki 55 caleg sesuai dengan jumlah kursi yang diperebutkan.
"Saya menekankan lakukan silaturahmi di masing-masing wilayah dan dapil dengan cara-cara yang manis, tentunya dengan sopan. Sehingga pemilih menjadi respon terhadap para caleg PKB," katanya.
Dadang juga optimis target 14 kursi bisa terwujud karena PKB memiliki basis pemilih yang loyal dan militan. Ia mencontohkan hasil Pemilu 2019, di mana PKB berhasil meraih 6 kursi di DPRD Kabupaten Bandung dengan perolehan suara sekitar 140 ribu.
"PKB ini partai yang konsisten dan istiqomah. Kami tidak pernah berpindah-pindah koalisi atau berubah sikap. Kami selalu menjaga amanah rakyat dan berjuang untuk kepentingan umat," tegasnya.
Selain di DPRD Kabupaten Bandung, PKB juga menargetkan kenaikan kursi di DPRD Provinsi Jawa Barat dan DPR RI. Sekretaris DPC PKB Kabupaten Bandung, Tarya Witarsa, mengatakan PKB berharap bisa mendapatkan 2 kursi di DPRD Provinsi Jawa Barat dan 1 kursi di DPR RI dari Dapil Kabupaten Bandung.
"Kami yakin PKB bisa menembus angka 20 persen di Kabupaten Bandung. Kami juga berkoordinasi dengan DPD dan DPP untuk memenangkan Pemilu 2024," ucap Tarya.
Target PKB Kabupaten Bandung sejalan dengan target nasional partainya, yaitu meraih 100 kursi di DPR RI dan 2.000 kursi di DPRD Provinsi, Kabupaten, dan Kota. Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar, mengatakan target tersebut menjadi tanggung jawab seluruh kader meyakinkan rakyat.
"Target ini menjadi tanggung jawab seluruh kader meyakinkan rakyat. Kami harus bekerja keras dan cerdas untuk mewujudkan target ini," ujar Cak Imin saat mendaftarkan 580 Bacaleg PKB ke KPU, Senin (13/11/2023) lalu.
@mpa
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!