Jadwal Final Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya di Bali 5 Aug 2026 Dua Skenario Gagalkan Malaysia ke Semifinal Piala AFF 2026 5 Aug 2026 Bank Dunia Tunjuk Sri Mulyani Pimpin Penggalangan Dana 5 Aug 2026 Mediasi Qatar Picu Harapan Redanya Ketegangan AS-Iran 5 Aug 2026 Febrie Adriansyah Ajukan Dua Gugatan Praperadilan atas Status Tersangka 5 Aug 2026 Rakornas Dukcapil Perkuat Sinergi Layanan Administrasi Kependudukan Nasional 5 Aug 2026 Resmi Dibuka! Link 'War Tiket' Upacara HUT ke-81 RI di Istana 5 Aug 2026 PIHPS: Cabai Rawit Merah Rp45.150, Telur Ayam Rp24.000 per Kg 5 Aug 2026 Harga Emas Antam Turun Rp4.000, Kini Rp2.599.000 per Gram 5 Aug 2026 Disporaparbud Jember Koordinasi dengan BPCB Jatim Amankan Situs Gumuk Lesung dari Kerusakan 5 Aug 2026 Jadwal Final Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya di Bali 5 Aug 2026 Dua Skenario Gagalkan Malaysia ke Semifinal Piala AFF 2026 5 Aug 2026 Bank Dunia Tunjuk Sri Mulyani Pimpin Penggalangan Dana 5 Aug 2026 Mediasi Qatar Picu Harapan Redanya Ketegangan AS-Iran 5 Aug 2026 Febrie Adriansyah Ajukan Dua Gugatan Praperadilan atas Status Tersangka 5 Aug 2026 Rakornas Dukcapil Perkuat Sinergi Layanan Administrasi Kependudukan Nasional 5 Aug 2026 Resmi Dibuka! Link 'War Tiket' Upacara HUT ke-81 RI di Istana 5 Aug 2026 PIHPS: Cabai Rawit Merah Rp45.150, Telur Ayam Rp24.000 per Kg 5 Aug 2026 Harga Emas Antam Turun Rp4.000, Kini Rp2.599.000 per Gram 5 Aug 2026 Disporaparbud Jember Koordinasi dengan BPCB Jatim Amankan Situs Gumuk Lesung dari Kerusakan 5 Aug 2026

Petani KJA Waduk Cirata Keluhkan Eceng Gondok

ED
Selasa, 26 Oktober 2021 | 11:27 WIB
Bagikan
Petani KJA Waduk Cirata Keluhkan Eceng Gondok
VISI.NEWS | CIANJUR - Petani ikan kolam jaring apung (KJA) di Waduk Cirata Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, mengeluh dengan keberadaan gulma eceng gondok. Setelah sebelumnya ratusan ton ikan mati secara massal karena cuaca ekstrem, kini ditambah dengan makin meningkatnya jumlah eceng gondok. Akibatnya, ikan yang berada di kolam apung menjadi kekurangan oksigen. Selain itu, eceng gondok pun menjadi penyebab utama percepatan pendangkalan Waduk Cirata. Karena, banyaknya tanaman eceng gondok yang tenggelam hingga mencapai dasar Waduk Cirata dan terus menumpuk. Petani ikan KJA Waduk Cirata, Hendra mengatakan, beberapa hari belakang ini, eceng gondok sangat banyak terutama di wilayah Blok Coklat dan Calingcing. “Pertumbuhan eceng gondok cukup cepat, sekitar 3 persen per harinya. Sangat tidak memungkinkan para petani terus melakukan pembersihan secara manual,” ujar Hendra dilansir Cianjurtoday.com, Senin (25/10/2021). Menurutnya, tumbuhnya eceng gondok tersebut berasal dari lumpur yang terlalu banyak dan sisa-sisa pakan ikan sehingga pertumbuhan eceng gondok semakin cepat. “Dampak penuhnya eceng gondok untuk petani ikan jelas sangat merugikan. Karena pertumbuhan ikan menjadi tidak baik dan kurang oksigen,” ucapnya. Selain itu, lanjutnya, akses para petani ikan pun menjadi terhambat karena jalan dipenuhi eceng gondok yang bertebaran di waduk. Hendra menjelaskan, pihaknya sudah beberapa kali melakukan bersih-bersih eceng gondok bersama dengan para petani ikan dan pelaku usaha pariwisata. Namun, lanjutnya, itu belum cukup membuat eceng gondok bersih dari perairan Waduk Cirata. “Ada informasi Dinas Lingkungan Hidup dan Bupati Cianjur juga akan melakukan pembersihan eceng gondok tersebut. Mudah-mudahan saja benar-benar dilakukan, agar waduk bisa kembali bersih,” tutupnya. @fen

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.