Petani Cimanggung Harap Hujan Turun Segera, Keluhkan Biaya Pengairan Membengkak

ED
Jumat, 18 Oktober 2024 | 16:53 WIB
Bagikan
Petani Cimanggung Harap Hujan Turun Segera, Keluhkan Biaya Pengairan Membengkak

VISI.NEWS | SUMEDANG - Petani di Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, tengah menantikan turunnya hujan dengan penuh harap. Kondisi cuaca panas yang berkepanjangan telah membuat tanaman jagung mereka gagal panen dan terserang hama.

“Sudah lama sekali tidak hujan, tanaman jagung saya banyak yang mati,” ungkap Didin, seorang petani Desa Sukadana Cimanggung. Akibat kekeringan ini, Didin terpaksa mengeluarkan biaya yang cukup besar untuk mengairi lahan pertaniannya. “Saya harus beli Pertamax untuk menjalankan pompa air, biayanya mahal sekali. Sampai Rp 20 juta lebih untuk 4 hektar lahan dalam waktu 4 bulan,” keluhnya.

Beban biaya tambahan untuk pengairan ini membuat keuntungan yang diperoleh Didin semakin menipis. Ia berharap agar hujan segera turun sehingga tidak perlu lagi mengeluarkan biaya ekstra untuk mengairi lahan. “Semoga saja hujan segera turun, biar saya bisa hemat dan tanaman jagung saya bisa tumbuh subur lagi,” harapnya.

Tidak hanya Didin, para petani lainnya di wilayah Cimanggung juga merasakan hal yang sama. Mereka berharap agar hujan turun tepat waktu sehingga tanaman ubi yang akan dipanen akhir Oktober dan jagung manis yang akan ditanam menjelang akhir tahun dapat tumbuh dengan baik. @berlin

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.