Pesta Rakyat di Cicalengka Berujung Ricuh, Empat Orang Ditangkap

Desi Rossilawati
Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:04 WIB
Bagikan
Pesta Rakyat di Cicalengka Berujung Ricuh, Empat Orang Ditangkap

Ilustrasi./visi.news/ist.

VISI.NEWS - Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia di Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, berujung ricuh, Senin (17/8/2026).

Kericuhan terjadi saat pesta rakyat berupa karnaval yang menampilkan berbagai kreasi dari sejumlah desa di Kecamatan Cicalengka. Insiden tersebut melibatkan aksi pemukulan terhadap sejumlah warga, termasuk Kapolsek Cicalengka dan Danramil Cicalengka.

Polresta Bandung kemudian mengamankan empat pria yang diduga terlibat dalam keributan tersebut. Keempatnya masing-masing berinisial RF, IA, YP, dan F.

Kapolresta Bandung Kombes Aldi Subartono membenarkan penangkapan tersebut. Menurutnya, keempat terduga pelaku diamankan di lokasi berbeda setelah penyidik mengumpulkan bukti dan keterangan dari lapangan.

"Iya, empat pelaku sudah ditangkap. Saat ini dalam proses pemeriksaan," ujar Aldi dalam keterangannya dikutip, Selasa (18/8/2026).

Aldi menjelaskan, kericuhan bermula ketika warga tengah mengikuti pesta rakyat berupa karnaval. Ketegangan terjadi sekitar pukul 11.45 WIB saat rombongan peserta dari Desa Tenjolaya hendak melintas di depan podium Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) untuk menjalani penilaian.

Gesekan antarpeserta kemudian terjadi di area podium utama. Keributan yang awalnya berupa adu mulut berkembang menjadi aksi pemukulan.

Jajaran Forkopimcam yang berada di lokasi kemudian turun dari podium untuk melerai massa. Mereka di antaranya Kapolsek Cicalengka Kompol Ade Rahmat, Danramil Cicalengka Kapten Inf Sumarna Chaerul, serta Camat Cicalengka Cucu Hidayat.

Namun, upaya melerai keributan tersebut justru direspons dengan tindakan kekerasan oleh sejumlah peserta.

"Kapolsek dan Danramil menjadi sasaran pemukulan oleh sejumlah peserta karnaval. Beberapa warga yang turut membantu mengamankan situasi juga diduga ikut menjadi korban," kata Aldi.

Akibat kejadian tersebut, Kapolsek Cicalengka dan sejumlah warga mengalami luka pada bagian wajah.

Setelah melakukan aksi pemukulan, para pelaku sempat melarikan diri dan bersembunyi di tengah kerumunan. Satreskrim Polresta Bandung kemudian menerjunkan tim untuk melakukan penyelidikan.

Keempat terduga pelaku yang berhasil diamankan selanjutnya dibawa ke Mapolresta Bandung untuk menjalani pemeriksaan.

"Kami tegaskan tidak ada ruang bagi perusuh," tutur Aldi dengan nada tegas.

Polresta Bandung masih mendalami kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat dalam kericuhan tersebut.

Aldi mengatakan penyidik masih memeriksa identitas seorang terduga pelaku lainnya yang diduga berada di lokasi saat kejadian.

"Kami juga masih mendalami identitas seorang terduga pelaku lainnya yang saat kejadian mengenakan seragam Karang Taruna," lanjutnya.

Aldi mengimbau masyarakat Kabupaten Bandung untuk menyerahkan proses hukum kepada kepolisian dan tidak melakukan aksi balasan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

"Kami akan menindaklanjuti kejadian ini secara profesional dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Kami juga mengimbau seluruh masyarakat agar tidak melakukan tindakan anarkis dan tetap menjaga situasi kamtibmas," tutur Aldi.

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.