Perubahan Populasi Asia: Dampaknya pada Sektor Properti Thailand
Kehidupan Multigenerasi
Proud Real Estate telah mengidentifikasi perubahan signifikan dalam dinamika pembelian rumah, dengan rumah tangga multigenerasi muncul sebagai tren utama. Pola baru ini melihat anggota keluarga lintas generasi bertindak sebagai pengambil keputusan bersama dalam pembelian properti, dengan generasi yang lebih tua mempertahankan pengaruh pembelian yang substansial. Menurut data UNFPA, 34% rumah tangga Thailand saat ini adalah multigenerasi, angka yang diperkirakan akan meningkat seiring dengan populasi lansia yang terus bertambah. Tren ini sejalan dengan pola Asia yang lebih luas, di mana 43% rumah tangga memiliki pengaturan tempat tinggal antargenerasi. Pengaruh ikatan keluarga yang dekat meluas melampaui keputusan perumahan, memengaruhi pilihan dalam perjalanan dan aktivitas rekreasi juga, sebuah fenomena yang didukung oleh wawasan pasar Booking.com. Pergeseran menuju kehidupan multigenerasi ini membentuk kembali lanskap real estat, mendorong pengembang untuk mempertimbangkan kembali model perumahan tradisional dan beradaptasi dengan struktur keluarga yang terus berkembang.
"Kehidupan multigenerasi sedang meningkat di segmen kelas atas," ungkapnya.
Untuk meraih peluang pertumbuhan baru, prinsip fleksibilitas diletakkan di jantung desain rumah yang memungkinkan perluasan fungsional di masa depan untuk memenuhi kebutuhan anggota keluarga lintas generasi. Dimulai dengan tata letak dan konstruksi dasar yang sepenuhnya mendukung setiap tahap siklus kehidupan manusia.
Di bawah satu atap, tuntutan bervariasi. Generasi X akan membutuhkan renovasi rumah untuk meningkatkan mobilitas dengan lebih sedikit hambatan dan pintu yang lebih lebar saat mereka mengalami tantangan kesehatan fisik. Dalam hal lokasi, generasi milenial dan generasi Z memprioritaskan kedekatan dengan tempat kerja karena mereka berorientasi pada karier. Sementara generasi Alpha memperhatikan keamanan lingkungan tempat sekolah berkualitas tinggi berada.
Gaya Hidup Semi-pensiun
Masyarakat lanjut usia Thailand sedang membentuk kembali pola pensiun dan dinamika pasar tenaga kerja. Sebuah studi Fidelity Investments tahun 2024 mengungkapkan bahwa 66% dari generasi Z dan generasi milenial menyukai pensiun bertahap, dengan 57% merencanakan pekerjaan paruh waktu selama masa pensiun. Tren ini mendorong "gaya hidup semi-pensiun", di mana individu mengurangi jam kerja sambil mempertahankan pendapatan untuk mengejar minat pribadi. Secara global, semi-pensiun semakin diminati, didorong oleh kebutuhan finansial, keinginan untuk tetap aktif, dan minat pribadi. Pergeseran ini menyoroti meningkatnya permintaan akan properti hunian yang dapat mengakomodasi pekerjaan dan waktu luang, serta fasilitas perawatan medis terpadu.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!