Pertamina Panaskan Semangat MotoGP Mandalika 2026
VISI.NEWS — Semangat menyambut Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 mulai dipanaskan di tengah masyarakat. Menjelang pelaksanaan balapan MotoGP di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat, pada 9–11 Oktober 2026, PT Pertamina (Persero) kembali menggelar rangkaian Road to Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026.
Salah satu kegiatan tersebut diwujudkan melalui nonton bareng (nobar) MotoGP San Marino di Grha Pertamina, Jakarta, Minggu (13/9/2026). Kegiatan ini menjadi agenda nonton bareng kedua dalam rangkaian Road to Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 dan melibatkan komunitas motor serta Perwira Pertamina.
Nobar tersebut tidak hanya menjadi ajang menikmati persaingan balap MotoGP, tetapi juga menjadi sarana untuk membangun antusiasme masyarakat menjelang gelaran MotoGP di Mandalika. Pertamina berupaya membawa atmosfer balap internasional lebih dekat kepada komunitas otomotif dan masyarakat sebelum para pembalap dunia kembali berlaga di Indonesia.
Corporate Secretary PT Pertamina (Persero) Arya Dwi Paramita mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap Pertamina Grand Prix of Indonesia perlu terus dibangun karena gelaran tersebut memiliki arti yang lebih luas dibandingkan sekadar kompetisi olahraga.
Menurutnya, kehadiran MotoGP di Mandalika menjadi momentum penting untuk memperkuat posisi Indonesia, khususnya Mandalika dan Lombok, sebagai destinasi sport tourism. Gelaran internasional tersebut sekaligus membuka peluang bagi berbagai aktivitas ekonomi masyarakat di sekitar kawasan penyelenggaraan.
“Pertamina Grand Prix of Indonesia bukan hanya tentang balapan. Ajang ini membawa perhatian dunia ke Indonesia dan menjadi momentum untuk mendorong pariwisata, meningkatkan kunjungan wisatawan, serta menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat, termasuk UMKM dan pelaku usaha lokal di Mandalika dan Lombok,” ujar Arya, dalam keterangan tertulis, Selasa (15/9/2026).
Ia menambahkan, dampak penyelenggaraan MotoGP tidak berhenti di sirkuit. Mobilitas wisatawan, komunitas otomotif, penggemar motorsport, maupun masyarakat dari berbagai daerah dapat menciptakan aktivitas ekonomi yang lebih luas.
Kondisi tersebut, kata Arya, menjadi salah satu nilai penting dari penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia. Kehadiran ribuan pengunjung dapat memberikan ruang pertumbuhan bagi sektor pariwisata, transportasi, akomodasi, kuliner, perdagangan, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Dari lintasan balap, dampaknya bisa menjangkau jauh lebih luas. Inilah yang ingin terus kami dorong, bagaimana momentum MotoGP dapat memberikan multiplier effect dan menciptakan nilai tambah bagi masyarakat maupun Indonesia,” katanya.
Libatkan Komunitas Motor
Rangkaian Road to Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 juga menjadi sarana memperkuat keterlibatan komunitas otomotif. Dalam kegiatan kali ini, sebanyak 15 komunitas motor mengikuti agenda riding bersama sebelum menyaksikan balapan MotoGP San Marino.
Keterlibatan komunitas menjadi bagian penting karena keberadaan MotoGP tidak hanya berkaitan dengan industri balap profesional, tetapi juga memiliki basis penggemar dan komunitas otomotif yang luas.
Pertamina juga mengingatkan agar semangat terhadap motorsport tetap diikuti dengan budaya berkendara yang aman dan bertanggung jawab. Aktivitas riding bersama diharapkan menjadi ruang untuk memperkuat kesadaran keselamatan berkendara di kalangan komunitas.
“Semangat motorsport juga harus tercermin dari bagaimana kita berkendara. Kami mengajak seluruh komunitas untuk selalu mengutamakan keselamatan, saling mengingatkan, dan menaati peraturan lalu lintas,” ujar Arya.
Pesan tersebut menjadi bagian dari upaya Pertamina untuk menghubungkan semangat olahraga otomotif dengan perilaku berkendara yang positif di jalan raya.
Luncurkan TVC Pertamina Grand Prix of Indonesia
Dalam rangkaian kegiatan yang sama, Pertamina turut meluncurkan TVC Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026.
Peluncuran iklan televisi tersebut menjadi bagian dari strategi komunikasi Pertamina menjelang pelaksanaan balapan di Mandalika. Melalui kampanye tersebut, Pertamina ingin membawa atmosfer gelaran MotoGP lebih dekat kepada masyarakat sekaligus membangun ekspektasi menuju balapan pada Oktober mendatang.
Arya mengatakan, rangkaian kegiatan Road to diharapkan mampu meningkatkan keterlibatan publik sebelum perhelatan utama berlangsung.
“Melalui rangkaian Road to ini, kami ingin membawa atmosfer Pertamina Grand Prix of Indonesia semakin dekat dengan masyarakat. Harapannya, antusiasme menuju Mandalika terus tumbuh sekaligus memperkuat kebanggaan bahwa Indonesia kembali menjadi tuan rumah salah satu ajang motorsport terbesar dunia,” tambahnya.
Tiket dan Aktivasi MyPertamina
Antusiasme masyarakat menuju Mandalika juga dapat disalurkan melalui berbagai aktivitas di platform MyPertamina.
Masyarakat dapat memperoleh tiket Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 melalui MyPertamina, dengan pilihan kategori mulai dari Premium Grandstand hingga Regular Grandstand.
Selain penjualan tiket, MyPertamina juga menyiapkan berbagai aktivitas selama rangkaian Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026. Aktivasi tersebut antara lain penukaran poin dengan official merchandise, permainan interaktif, serta berbagai pengalaman bagi pengguna.
Kehadiran berbagai aktivitas tersebut diharapkan membuat pengalaman menuju MotoGP Mandalika tidak hanya berlangsung selama tiga hari balapan, tetapi sudah dimulai sejak periode persiapan menuju gelaran utama.
Dorong Efek Berganda bagi Indonesia
Pertamina menempatkan Pertamina Grand Prix of Indonesia sebagai bagian dari upaya menghadirkan dampak yang lebih luas melalui olahraga dan pariwisata.
Melalui semangat “Energizing Indonesia”, Pertamina mendorong agar penyelenggaraan MotoGP di Mandalika dapat menjadi katalis bagi pengembangan sport tourism, pertumbuhan ekonomi lokal, penguatan ekosistem motorsport nasional, serta peningkatan eksposur Indonesia di panggung internasional.
Dengan balapan yang akan berlangsung pada 9–11 Oktober 2026, rangkaian Road to Pertamina Grand Prix of Indonesia menjadi salah satu cara Pertamina membangun atmosfer sebelum perhatian penggemar motorsport dunia kembali tertuju ke Mandalika.
Bagi Indonesia, perhelatan tersebut bukan semata-mata menghadirkan persaingan para pembalap di lintasan. Kehadiran MotoGP juga membuka ruang bagi promosi destinasi wisata, interaksi komunitas, aktivitas ekonomi masyarakat, serta penguatan posisi Indonesia sebagai salah satu negara penyelenggara ajang motorsport internasional.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!