Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Pertahanan Udara Israel Terancam Lumpuh, Sistem Arrow Mulai Kehabisan Stok

Desi Rossilawati
Kamis, 19 Juni 2025 | 21:00 WIB
Bagikan
Pertahanan Udara Israel Terancam Lumpuh, Sistem Arrow Mulai Kehabisan Stok
VISI.NEWS | ISRAEL - Di tengah memanasnya konflik bersenjata antara Israel dan Iran, laporan dari berbagai sumber menyebutkan bahwa sistem pertahanan rudal Israel, terutama Arrow mulai kehabisan stok. Situasi ini muncul pada hari ketujuh perang, Kamis (19/6/2025), setelah Iran melancarkan lebih dari 370 rudal dan ratusan drone ke wilayah Israel sejak serangan dimulai pada 13 Juni lalu. Menurut The Wall Street Journal, pemerintah Amerika Serikat menyadari kondisi kritis ini dan berusaha membantu memperkuat sistem pertahanan udara Israel. Namun demikian, stok rudal pertahanan yang dimiliki AS juga dilaporkan terbatas, sebagaimana diberitakan oleh The Times of Israel. Laporan The Washington Post menyebutkan bahwa Israel diperkirakan hanya mampu mempertahankan sistem pertahanannya selama 10 hingga 12 hari, jika intensitas serangan Iran tetap seperti saat ini, tanpa bantuan logistik tambahan dari AS. Seorang narasumber yang mengetahui asesmen tersebut mengungkapkan bahwa Israel bahkan sudah mulai memilih rudal mana yang perlu dicegat dan mana yang dibiarkan jatuh, terutama jika diperkirakan akan mendarat di wilayah terbuka. “Sistemnya sudah kewalahan,” ujar sumber tersebut. Serangan massal membuat Israel tidak mampu menembak jatuh semua rudal, terutama yang mengarah ke pusat permukiman atau infrastruktur vital. Meski belum ada komentar resmi dari pemerintah Israel, militer Israel atau IDF mengonfirmasi kepada WSJ bahwa mereka siap menghadapi segala skenario, namun menolak memberikan keterangan soal persediaan amunisi. Sementara itu, intensitas serangan dari pihak Iran dilaporkan mulai berkurang dibandingkan hari-hari awal konflik. Namun, tingkat keberhasilan rudal Iran mencapai target masih setara dengan serangan besar sebelumnya yang terjadi pada April dan Oktober 2024. Sistem pertahanan Arrow bukan satu-satunya yang digunakan Israel dan sekutunya. Amerika Serikat juga memiliki sistem pertahanan Patriot dan THAAD (Terminal High Altitude Air Defense) yang berbasis di Timur Tengah. Selain itu, kapal perang Angkatan Laut AS turut ambil bagian dalam menembak jatuh proyektil Iran yang mengancam wilayah Israel. Namun, para analis mencatat bahwa rudal balistik Iran sangat sulit dicegat karena memiliki waktu terbang yang singkat, hanya sekitar 10 menit, sehingga memerlukan sistem deteksi dan respons supercepat yang tidak dimiliki semua negara sekutu Israel di kawasan. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.