AI dan Industri Kreatif Jadi Sorotan, DELF 2026 Hong Kong Gaet 4.000 Peserta 31 Aug 2026 Cuaca Bandung Cerah Berawan, Suhu Capai 30 Derajat Celsius 31 Aug 2026 Aplikasi Sentuh Tanahku Permudah Akses Layanan Pertanahan Warga 30 Aug 2026 PSI Jember Jadikan Kantor Baru sebagai Rumah Bersama, Ratusan Ojol Diajak Berdiskusi 30 Aug 2026 Layanan Peralihan Hak 10 Hari Diuji Coba, ATR/BPN Tekankan Kesiapan Masyarakat 30 Aug 2026 Layanan PERINTIS 10 Hari Percepat Proses Balik Nama Sertipikat 30 Aug 2026 Satres Narkoba Polres Sukabumi Amankan 276 Botol Miras 30 Aug 2026 Muktamar NU Tetapkan 9 Anggota AHWA, KH Nurul Huda Jazuli Raih Suara Tertinggi 30 Aug 2026 Ribuan Banser dan Pagar Nusa Perketat Pengamanan Muktamar NU 30 Aug 2026 Google Health 5.07 Dirilis, Catat Olahraga Makin Fleksibel 30 Aug 2026 AI dan Industri Kreatif Jadi Sorotan, DELF 2026 Hong Kong Gaet 4.000 Peserta 31 Aug 2026 Cuaca Bandung Cerah Berawan, Suhu Capai 30 Derajat Celsius 31 Aug 2026 Aplikasi Sentuh Tanahku Permudah Akses Layanan Pertanahan Warga 30 Aug 2026 PSI Jember Jadikan Kantor Baru sebagai Rumah Bersama, Ratusan Ojol Diajak Berdiskusi 30 Aug 2026 Layanan Peralihan Hak 10 Hari Diuji Coba, ATR/BPN Tekankan Kesiapan Masyarakat 30 Aug 2026 Layanan PERINTIS 10 Hari Percepat Proses Balik Nama Sertipikat 30 Aug 2026 Satres Narkoba Polres Sukabumi Amankan 276 Botol Miras 30 Aug 2026 Muktamar NU Tetapkan 9 Anggota AHWA, KH Nurul Huda Jazuli Raih Suara Tertinggi 30 Aug 2026 Ribuan Banser dan Pagar Nusa Perketat Pengamanan Muktamar NU 30 Aug 2026 Google Health 5.07 Dirilis, Catat Olahraga Makin Fleksibel 30 Aug 2026

PERSIB Ditantang Manila Digger, Misi Besar Dimulai dari GBLA

ED
PN
Senin, 1 Juni 2026 | 17:12 WIB
Bagikan
PERSIB Ditantang Manila Digger, Misi Besar Dimulai dari GBLA

VISI.NEWS | BANDUNGPerjuangan Persib Bandung di pentas Asia kembali dimulai. Juara Super League 2025/2026 itu dipastikan menghadapi wakil Filipina, Manila Digger FC, pada laga play-off AFC Champions League Two 2026–27 yang akan berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), 12 Agustus 2026.

Pertandingan ini menjadi salah satu laga penting bagi Maung Bandung dalam upaya melanjutkan kiprahnya di kompetisi antarklub Asia. Selain menentukan langkah menuju fase berikutnya, duel tersebut juga menghadirkan cerita menarik karena mempertemukan kembali dua tim yang sudah saling mengenal setelah bentrok pada musim sebelumnya.

Bagi Persib, laga ini menjadi kesempatan untuk membuktikan bahwa status juara Indonesia bukan sekadar pencapaian domestik, melainkan modal untuk bersaing dengan klub-klub terbaik Asia.

Persib memastikan tiket ke ACL Two 2026/27 setelah tampil impresif sepanjang musim Super League 2025/2026. Tim asuhan Bojan Hodak berhasil menutup kompetisi dengan koleksi 79 poin dari 34 pertandingan.

Jumlah poin tersebut sama dengan yang diraih Borneo FC. Namun, Persib berhak menjadi juara berkat keunggulan head-to-head atas rivalnya tersebut.

Keberhasilan meraih gelar juara menjadi bukti konsistensi permainan Persib sepanjang musim. Dengan kombinasi pemain berpengalaman dan talenta muda, Maung Bandung mampu mempertahankan performa stabil hingga akhir kompetisi.

Sementara itu, Manila Digger datang ke Bandung dengan modal yang tidak kalah mengesankan. Klub yang ditangani pelatih Li Haijun tersebut berstatus juara Liga Filipina setelah mengumpulkan 63 poin dari 26 pertandingan.

Sepanjang musim, Manila Digger mencatatkan 19 kemenangan, enam hasil imbang, dan hanya satu kekalahan. Statistik tersebut menunjukkan kualitas tim yang layak diperhitungkan dan menjadi ancaman serius bagi ambisi Persib di kompetisi Asia.

Produktivitas dan konsistensi permainan menjadi kekuatan utama klub asal Filipina tersebut. Mereka juga dikenal memiliki organisasi permainan yang solid serta kemampuan menyerang yang efektif.

Pertemuan kedua tim bukanlah hal baru. Pada musim lalu, Persib dan Manila Digger sudah saling berhadapan dalam laga yang berlangsung ketat.

Saat itu, Persib berhasil meraih kemenangan 2-1. Dua gol Maung Bandung lahir melalui gol bunuh diri Michael Asong pada menit ke-38 dan gol striker Brasil Uilliam Barros pada menit ke-73.

Sedangkan satu-satunya gol Manila Digger dicetak oleh M. Joof pada menit ke-66.

Meski Persib berhasil memenangkan laga tersebut, pengalaman musim lalu menunjukkan bahwa Manila Digger bukan lawan yang mudah ditaklukkan. Tim asal Filipina itu mampu memberikan tekanan dan sempat membuat pertandingan berlangsung dalam tensi tinggi.

Karena itu, skuad Persib tidak ingin terlena dengan hasil pertemuan sebelumnya. Setiap musim menghadirkan tantangan baru dan kedua tim kini datang dengan kekuatan yang berbeda dibanding musim lalu.

Bagi Persib, pertandingan ini memiliki makna yang lebih besar daripada sekadar mengulang kemenangan atas lawan yang sama. Laga play-off ACL Two menjadi gerbang awal untuk mewujudkan ambisi lebih tinggi di level Asia.

Musim lalu, perjalanan Persib harus terhenti di babak 16 besar. Pengalaman tersebut menjadi pelajaran berharga yang ingin dijadikan motivasi untuk melangkah lebih jauh pada musim ini.

Manajemen, pelatih, dan para pemain memiliki tekad yang sama untuk membawa nama Bandung dan Indonesia bersaing di antara klub-klub elite Asia.

Target tersebut sejalan dengan perkembangan positif yang ditunjukkan Persib dalam beberapa musim terakhir, baik dari sisi prestasi, kualitas permainan, maupun dukungan suporter yang terus mengalir.

Meski demikian, pertandingan melawan Manila Digger akan berlangsung tanpa kehadiran penonton di stadion. Situasi tersebut membuat atmosfer GBLA berbeda dibanding laga-laga besar Persib yang biasanya dipenuhi puluhan ribu Bobotoh.

Namun, Persib meyakini dukungan suporter tetap akan terasa meskipun tidak hadir secara langsung di tribun.

Bobotoh selama ini dikenal sebagai salah satu basis pendukung paling loyal di Asia Tenggara. Semangat mereka diyakini tetap menjadi energi tambahan bagi para pemain yang akan berjuang di lapangan.

Klub juga berharap doa dan dukungan dari seluruh pendukung Persib di berbagai daerah dapat menjadi motivasi untuk meraih hasil terbaik.

Laga melawan Manila Digger diperkirakan berlangsung sengit mengingat kedua tim sama-sama berstatus juara liga domestik dan memiliki ambisi besar di kompetisi Asia.

Persib akan mengandalkan pengalaman bermain di level internasional serta keuntungan tampil di kandang sendiri, sementara Manila Digger berupaya melanjutkan tren positif mereka sebagai salah satu klub paling konsisten di Filipina.

Saat peluit kick-off dibunyikan pada 12 Agustus mendatang, Persib tidak hanya bermain untuk meraih kemenangan. Lebih dari itu, pertandingan tersebut menjadi simbol dimulainya kembali perjalanan panjang Maung Bandung untuk mengukir sejarah baru di pentas sepak bola Asia.

Dengan semangat juara dan dukungan jutaan Bobotoh, Persib berharap langkah pertama di ACL Two 2026/27 dapat menjadi awal menuju pencapaian yang lebih besar dan membanggakan bagi Bandung serta Indonesia.

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.