Argentina Tantang Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026 12 Jul 2026 Survei: Pendapatan Tak Menentu Jadi Hambatan Utama Menabung Haji 12 Jul 2026 Kemnaker Gandeng bank bjb Tingkatkan Kompetensi SDM 12 Jul 2026 PGE Cetak Nilai Tambah Rp5,15 Miliar lewat Transformasi Digital 12 Jul 2026 OCBC Perkuat Layanan Wealth Management Wealth Management OCBC Fokus pada Solusi Menyeluruh 12 Jul 2026 Pembiayaan Digital Kian Diminati, SPayLater Dorong Akses Keuangan yang Aman dan Inklusif 12 Jul 2026 Legenda Timnas Argentina Antonio Rattin Meninggal Dunia 12 Jul 2026 Jans Park Tawarkan 34 Wahana dengan Tiket Mulai Rp80 Ribu 12 Jul 2026 Sebanyak 28 Kampus Dilibatkan Percepat Sertipikasi Tanah Wakaf Sulsel 12 Jul 2026 Festival Pekan Kunang-Kunang Kebudayaan Edukasi Masyarakat Peduli Lingkungan 12 Jul 2026 Argentina Tantang Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026 12 Jul 2026 Survei: Pendapatan Tak Menentu Jadi Hambatan Utama Menabung Haji 12 Jul 2026 Kemnaker Gandeng bank bjb Tingkatkan Kompetensi SDM 12 Jul 2026 PGE Cetak Nilai Tambah Rp5,15 Miliar lewat Transformasi Digital 12 Jul 2026 OCBC Perkuat Layanan Wealth Management Wealth Management OCBC Fokus pada Solusi Menyeluruh 12 Jul 2026 Pembiayaan Digital Kian Diminati, SPayLater Dorong Akses Keuangan yang Aman dan Inklusif 12 Jul 2026 Legenda Timnas Argentina Antonio Rattin Meninggal Dunia 12 Jul 2026 Jans Park Tawarkan 34 Wahana dengan Tiket Mulai Rp80 Ribu 12 Jul 2026 Sebanyak 28 Kampus Dilibatkan Percepat Sertipikasi Tanah Wakaf Sulsel 12 Jul 2026 Festival Pekan Kunang-Kunang Kebudayaan Edukasi Masyarakat Peduli Lingkungan 12 Jul 2026

Persib Berjuang Bangkit di Tengah Tekanan Puncak

Desi Rossilawati
Kamis, 30 April 2026 | 14:12 WIB
Bagikan
Persib Berjuang Bangkit di Tengah Tekanan Puncak

Persib Berjuang Bangkit di Tengah Tekanan Puncak./visi.news/

VISI.NEWS | BANDUNG - Persib Bandung tengah berada dalam situasi yang menguji bukan hanya kemampuan teknis, tetapi juga mentalitas tim. Di saat persaingan menuju gelar Super League semakin memanas, Maung Bandung harus rela turun ke posisi kedua setelah disalip Borneo FC.

Kondisi ini bukan sekadar soal angka di klasemen. Bagi Persib, yang sempat nyaman di puncak, perubahan posisi menghadirkan tekanan tersendiri. Kini mereka mengoleksi 66 poin dari 29 pertandingan, tertinggal tiga angka dari Borneo FC yang sudah memainkan laga ke 30.

Namun di balik tekanan tersebut, ada tekad kuat untuk bangkit. Persib akan menghadapi Bhayangkara FC di Stadion Sumpah Pemuda pada Kamis malam, sebuah laga yang menjadi momentum penting untuk merebut kembali posisi teratas.

Pelatih Persib, Bojan Hodak, menunjukkan sikap tenang namun penuh kewaspadaan. Ia memilih untuk tidak larut dalam polemik pertandingan pesaingnya dan menekankan fokus pada tim sendiri.

"Saya sendiri tidak menonton pertandingannya (Persik vs Borneo). Tapi saya dengar banyak informasi terkait penalti dan katanya situasinya sama dengan saat kami bertanding di Borneo. Bedanya kami kena penalti, mereka tidak. Borneo beruntung, dan ini menarik," kata Bojan Hodak di situs resmi Persib.

Di tengah berbagai dinamika, Hodak juga menyadari bahwa posisi Persib sebagai tim papan atas membuat mereka menjadi target bagi banyak lawan.

"Kami sering di puncak klasemen dan setiap tim berusaha untuk menjegal kami. Kami hanya harus fokus dengan pertandingan yang kami hadapi sendiri," tambah pelatih asal Kroasia tersebut.

Kini, laga melawan Bhayangkara FC bukan sekadar pertandingan biasa. Ini adalah ujian karakter bagi Persib Bandung, apakah mereka mampu bangkit dari tekanan dan kembali menunjukkan jati diri sebagai penantang serius gelar juara.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.