Persib Bandung Juara Liga 1 2024-2025: Terima Kasih Persik, Terima Kasih Injury Time!
VISI.NEWS | BANDUNG - Senin (5/5/2025) sore di Kediri, saat sebagian orang sibuk ngopi, ada drama sepak bola tingkat tinggi yang bikin bobotoh Persib spontan loncat dari kursi—meski pertandingan yang mereka tunggu bukan Persib, tapi Persik vs Persebaya. Aneh? Memang. Tapi begitulah sepak bola. Kadang yang bikin juara bukan gol David da Silva, tapi Fergonzi di menit 90+6.
Pertandingan Persik vs Persebaya di Stadion Brawijaya sejatinya bukan laga hidup mati bagi Maung Bandung, tapi hasilnya justru bikin Persib bisa nyengir lebih cepat. Ketika Bruno Moreira bawa Persebaya unggul menit 34, bobotoh mulai waspada. Empat menit kemudian, Ramiro Fergonzi bikin skor imbang, dan jantung bobotoh kembali stabil.
Drama belum selesai. Sebelum turun minum, Flavio Silva nambah gol buat Persebaya. Para fans Persib mulai dag-dig-dug, sambil scroll klasemen Liga 1 dan buka kalkulator. Tapi ternyata, babak kedua punya plot twist yang bahkan penulis sinetron pun nggak sanggup tulis.
Ze Valente mencetak gol di menit 53 buat Persik. Lalu, injury time jadi babak paling suci: Ramiro Fergonzi kembali mencetak gol penyama kedudukan, menit 90+6! Saat itulah, doa bobotoh yang sejak pagi baca Yasin bola dikabulkan. Skor akhir 3-3, dan Persib resmi juara!
Kemenangan ini unik. Persib tak main, tapi pesta. Tak cetak gol, tapi angkat piala. Dan yang lebih lucu, lawan yang bikin juara justru klub yang beberapa tahun lalu bikin Persib deg-degan. Kini, semua bobotoh mungkin sepakat: Ramiro Fergonzi berhak dikirimi parcel lebaran.
Dengan hasil ini, Persebaya cuma bisa maksimal mengumpulkan 63 poin. Sementara Persib sudah nyaman di puncak dengan 64 poin—dan tiga laga tersisa. Artinya? Mau kalah semua pun, trofi sudah dikunci. Ya, ini definisi “nggak usah ngoyo, udah menang duluan”.
Persib juga pecah rekor. Untuk pertama kalinya, juara back-to-back. Pertama kalinya juga, mereka juara di musim full kompetisi, bukan liga potong tengah. Dan terakhir, ini pertama kalinya pula trofi Liga 1 akan diserahkan di kota Bandung. Akhirnya, GBLA bukan cuma jadi saksi kekalahan atau hujan, tapi juga selebrasi resmi.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!