Peringati 'May Day' di Kabupaten Bandung, Kang DS Bagikan CSR, Doorprize dan Umrah
Di hadapan para buruh, Dadang menyatakan bahwa pihaknya sangat tidak setuju ada pungutan liar (pungli) dalam proses rekrutmen penerimaan pekerja di lingkungan perusahaan pabrik maupun perusahaan lainnya.
"Saya sudah keluarkan surat edaran kepada seluruh perusahaan di Kabupaten Bandung. Dalam proses rekrutmen pegawai tak ada pungutan liar," jelas orang nomor satu di Kabupaten Bandung itu.
"Kalau seandainya ada pungli, laporkan saja ke Kadis (Kepala Dinas). Saya suruh Satgas Saber Pungli (satuan tugas sapu bersih pungutan liar) untuk mengatasinya. Saya prihatin kalau masih ada pungli dalam rekrutmen pekerja, karena masyarakat sangat membutuhkan lapangan kerja," ungkapnya.
Bupati Bandung mengungkapkan bahwa pihaknya sudah memberikan bantuan kepada puluhan ribu buruh Kabupaten Bandung, melalui paket bantuan pangan dengan anggaran dari bonus kinerja daerah yang digulirkan pemerintah pusat.
Hal itu sebagai bentuk hadirnya pemerintah di tengah-tengah para pekerja Kabupaten Bandung.
"Saya juga menilai bahwa kekompakan buruh dan pengusaha bagai dua sisi mata uang yang tak bisa dipisahkan," katanya.
Kang DS sapaan akrabnya itu, menyatakan bahwa pihaknya tak akan menghambat dalam proses perizinan di Kabupaten Bandung.
"Karena dengan mempermudah proses perizinan dapat meningkatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah) Kabupaten Bandung. Ini juga akan berdampak pada ekonomi mikro. Saya meyakini masyarakat Kabupaten Bandung menyambut baik kehadiran investor. Kita harus sama-sama menjaga investor yang akan membuka lapangan kerja di Kabupaten Bandung," pungkasnya.@gvr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!