Peringati Hari Aksara, SMANSA Banjar Gelar Peluncuran Buku
“Oleh karena itu, pemahaman yang mendalam tentang ragam dan dimensi konflik menjadi sangat penting, terutama bagi pelajar yang akan menjadi pemimpin dan agen perubahan di masa depan,” tambah Bambang.
Senada dengan itu, Pendiri YRBK Sofian Munawar menuturkan bahwa konflik merupakan hal yang lumrah terjadi dalam kehidupan manusia. Karena sudah menjadi sunnatulloh, konflik bukan sesuatu yang harus dihindari, namun bagaimana kita menyiapkan manajemen konflik yang baik. Dengan begitu, kita mampu menyusun langkah-langkah, menyiapkan beragam skenario dan sejumlah upaya kreatif sebagai solusi alternatif untuk menghadapinya.
“Kemampuan manajemen konflik yang baik tentu dapat dipersiapkan sejak dini, karena itu upaya para pelajar menuliskan buku ini dapat menjadi pembelajaran yang sangat positif, membiasakan diri untuk menumbuhkan kemampuan dalam memetakan persoalan secara brilian,” pungkas Sofian Munawar.
@uli
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!