IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026 IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026

Perencanaan Penyelenggaraan City Sanitation Summit XXI Tahun 2023 di Kabupaten Bandung Disosialisasikan

ED
Jumat, 2 Desember 2022 | 13:13 WIB
Bagikan
Perencanaan Penyelenggaraan City Sanitation Summit XXI Tahun 2023 di Kabupaten Bandung Disosialisasikan

VISI.NEWS | BANDUNG - Bupati Bandung HM Dadang Supriatna diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung H. Cakra Amiyana menghadiri pembukaan sosialisasi perencanaan penyelenggaraan CSS (City Sanitation Summit) XXI tahun 2023 di Hotel Grand Sunshine Soreang, Jumat (2/12/22).

Dalam keterangannya Cakra mengatakan bahwa kegiatan CSS ini berskala nasional. Oleh karenanya dirinya mengajak Pemprov Jabar dan Pemerintah kabupaten/kota di wilayah metropolitan Bandung untuk bahu membahu mensukseskan even CSS 2023 dan event tersebut berdampak terhadap masyarakat."Sanitasi menjadi tanggungjawab semua. Sanitasi bagus, masyarakat juga bisa menikmati kehidupan dengan lebih baik," ujar Cakra.

Menurutnya, sanitasi menyangkut peradaban. Peradaban maju salah satunya dilihat dari kualitas sanitasi, sesuai dengan tujuan pembangunan berkelanjutan.

Dalam kegiatan tersebut Cakra didampingi Kepala Bappelitbangda Erwin Rinaldi dan Kadis PUTR (Pekerjaan Umum dan Tata Ruang) Kabupaten Bandung Zeis Zultaqawa.

"Banyak hal yang kita siapkan. Dalam rangka sanitasi ini, kita juga akan melaksanakan lomba menulis sanitasi dari berbagai ajang, akademisi, sekolah, kalau perlu sampai SD, SMP, SMA karena membangun sanitasi ini adalah membangun juga mindset budaya dari sejak kecil," tuturnya.

Kemudian, kata Cakra, bahwa jajaran Pemkab Bandung akan menyelenggarakan acara-acara yang juga akan melibatkan sektor swasta melalui kolaborasi pentahelix agar program sanitasi ini berdampak lebih luas dan meningkat melalui berbagai kegiatan seperti lomba sekolah, mesjid, cafe maupun hotel dengan sanitasi terbaik tingkat nasional, fashion week serta promosi UKM."Ini merupakan kesempatan yang bagus, untuk mempromosikan Kabupaten Bandung di mata nasional," ujarnya.

Sebagaimana Bupati Bandung pesankan, melalui Sekda untuk menyampaikan agar event CSS nanti dapat menjadi ajang yang menghasilkan mutiplayer effect serta mempercepat capaian visi Kabupaten Bandung masyarakat yang Bedas. "Mudah-mudahan sukses pada saatnya dan mendapatkan dukungan semua pihak," imbuhnya.

Sementara itu, Sekretaris Nasional Asosiasi Kabupaten Kota Peduli Sanitasi (AKKOPSI) Amrizal Amir mengatakan, CSS ini adalah penyelenggaran yang ke-21 tingkat nasional, insya Allah di 2023 nanti. "Jadi kita berharap betul, Kabupaten Bandung betul-betul dapat melaksanakan visinya dan menjadi tuan rumah dari 492 kabupaten/kota lainnya," ujar Amir.

Menurutnya, nantinya masing-masing kabupaten/kota akan membawa delegasi sekitar 15-30 orang. "Bisa kita bayangkan delegasi sebesar itu, mudah-mudahan bisa mendorong Kabupaten Bandung untuk lebih bergairah lagi dan bersemangat, bersama-sama di tingkat nasional menciptakan sanitasi yang aman.

"Dari sanitasi yang layak, kita bergerak ke sanitasi yang aman yang menentukan kualitas masyarakat serta Meningkat produktifitas dan menggerak ekonominya," tuturnya

Amrizal berharap Kabupaten Bandung tidak hanya sebagai penyelenggara CSS ke 21 namun juga menyandang misi nasional untuk percepatan capaian sanitasi aman. @gustav

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.