Perempuan Indonesia Memetakan Jalan Melewati Masa Menopause
Perawatan lainnya
Untuk gejala seperti perubahan suasana hati dan hot flashes, terapi nonhormonal juga merupakan pilihan. Untuk terapi nonhormonal gejala menopause seperti perubahan suasana hati dan hot flashes, pilihannya meliputi perubahan gaya hidup (seperti olahraga teratur dan manajemen stres), terapi perilaku kognitif (CBT) dan pengobatan seperti selective serotonin reuptake inhibitor atau gabapentin, yang dapat membantu mengelola gejala-gejala ini tanpa menggunakan hormon.
Namun, upaya kesehatan pemerintah tidak terlalu mempromosikannya. Kementerian Kesehatan terkadang menyertakan informasi tentang menopause dalam materi pendidikan kesehatannya, tetapi hal ini jarang mengarah pada kampanye nasional berskala besar.
Prioritas kesehatan nasional kurang memperhatikan kesehatan menopause karena kementerian berfokus pada isu-isu yang berkaitan dengan penyakit menular, kekurangan gizi, kehamilan dan kesehatan anak.
Akibatnya, para profesional kesehatan, peneliti dan kelompok advokasi kesehatan perempuan di Indonesia telah memulai upaya independen mereka sendiri untuk meningkatkan kesadaran publik tentang menopause dan masalah kesehatan terkait, dengan fokus pada kebidanan dan keperawatan kesehatan reproduksi dan maternitas.
Model perawatan baru
Sebuah model perawatan penuaan, yang dikembangkan oleh Fakultas Keperawatan di Universitas Muhammadiyah Jakarta, diharapkan dapat membantu perempuan dalam menciptakan strategi jangka panjang untuk menjaga kesehatan mereka seiring bertambahnya usia, selain mengelola gejala.
Perawatan ini juga menekankan nilai inisiatif dan pendidikan berbasis komunitas seperti promosi kesehatan dan bantuan untuk perempuan dan profesional perawatan kesehatan. Model ini mendukung berbagai penyesuaian gaya hidup. Ini termasuk:
Penekanan pada makan makanan seimbang yang kaya kalsium, vitamin D, dan mineral penting lainnya untuk mendukung kesehatan tulang dan kesejahteraan secara keseluruhan.
Aktivitas fisik yang sering untuk mengurangi risiko osteoporosis, penambahan berat badan, dan penyakit kardiovaskular, yang semuanya dapat memburuk setelah menopause.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!