Perbedaan Telur Ayam Coklat dan Putih
ED
Editor
Shinta Dewi P
Jumat, 1 November 2024 | 01:55 WIB
VISI.NEWS | BANDUNG - Telur adalah bahan makanan yang digemari banyak orang karena harganya yang terjangkau dan kemudahan dalam pengolahannya. Di pasaran, kita sering menjumpai telur dengan cangkang berwarna coklat dan putih. Mungkin Anda bertanya-tanya, apakah ada perbedaan kualitas antara keduanya? Mari kita bahas.
Warna Cangkang Telur
1. Asal Warna Cangkang:
- Warna cangkang telur tidak mencerminkan kualitas atau nilai gizi di dalamnya. Perbedaan warna ini terutama disebabkan oleh jenis ayam yang bertelur.
- Ayam berbulu putih biasanya menghasilkan telur putih, sedangkan ayam coklat bertelur coklat. Namun, ini bukan aturan mutlak karena ada pengecualian.
2. Pigmen yang Mempengaruhi Warna:
- Telur coklat mengandung pigmen yang disebut protoporphyrin IX, yang berasal dari heme. Ini adalah senyawa yang memberikan warna merah pada darah ayam.
- Warna daun telinga ayam juga berpengaruh; ayam dengan daun telinga putih cenderung bertelur putih, sedangkan ayam dengan daun telinga yang lebih gelap biasanya bertelur coklat.
Nutrisi dan Kualitas
- Kualitas Gizi: - Tidak ada hubungan langsung antara warna cangkang telur dan nilai gizi. Mitos bahwa telur coklat lebih sehat atau alami muncul dari fakta bahwa telur organik, yang umumnya lebih mahal, sering kali berwarna coklat. - Sementara itu, makanan yang lebih sehat, seperti gandum utuh, dapat mempengaruhi warna telur, tetapi bukan kualitasnya.
- Produksi dan Biaya: - Ayam White Leghorn, yang menghasilkan telur putih, lebih efisien dan menghasilkan lebih banyak telur dengan biaya pakan yang lebih rendah, sehingga lebih umum di peternakan komersial. - Sebaliknya, ayam coklat, seperti Rhode Island reds, membutuhkan pakan berkualitas lebih tinggi dan lebih banyak sumber daya untuk menghasilkan telur, sehingga harga telur coklat biasanya lebih mahal.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!