Kades Rancaekek Kulon Buka Suara soal Polemik PTSL Rp.400 Ribu per Pemohon 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026 Ahli Gizi Ungkap Pilihan Sarapan yang Bantu Tingkatkan Energi Tubuh 5 Aug 2026 Ekspedisi 22 Hari Ungkap Keanekaragaman Laut Dalam di Samudra Hindia 5 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia vs Singapura, Penentu Tiket Semifinal AFF 2026 5 Aug 2026 Kesal Dimarahi Orang Tua, Pemuda di Bandung Bakar Rumah, Tiga Bangunan Hangus 5 Aug 2026 Jadwal Final Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya di Bali 5 Aug 2026 Kades Rancaekek Kulon Buka Suara soal Polemik PTSL Rp.400 Ribu per Pemohon 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026 Ahli Gizi Ungkap Pilihan Sarapan yang Bantu Tingkatkan Energi Tubuh 5 Aug 2026 Ekspedisi 22 Hari Ungkap Keanekaragaman Laut Dalam di Samudra Hindia 5 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia vs Singapura, Penentu Tiket Semifinal AFF 2026 5 Aug 2026 Kesal Dimarahi Orang Tua, Pemuda di Bandung Bakar Rumah, Tiga Bangunan Hangus 5 Aug 2026 Jadwal Final Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya di Bali 5 Aug 2026

Perbedaan Nasi Dingin dan Nasi Panas untuk Kesehatan

ED
Rabu, 6 November 2024 | 00:10 WIB
Bagikan
Perbedaan Nasi Dingin dan Nasi Panas untuk Kesehatan
VISI.NEWS | BANDUNG - Nasi adalah makanan utama bagi masyarakat Indonesia. Ada orang yang lebih menyukai nasi yang disajikan dalam keadaan dingin, sementara yang lain lebih menikmati nasi yang baru dimasak atau masih panas. Menurut Dr. Dian Novita Chandra, M.Gizi, seorang pakar gizi, nasi yang sudah dingin mengandung pati resisten yang lebih lambat dalam meningkatkan gula darah. Di sisi lain, nasi panas dapat menyebabkan pati menjadi kurang resisten. Ia menjelaskan bahwa pati resisten tidak mudah terurai, sehingga bisa membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil. Untuk penderita diabetes, mengonsumsi nasi yang didinginkan semalaman menjadi pilihan yang lebih baik karena proses pendinginan yang lama dapat bermanfaat bagi kesehatan mereka. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa pasien diabetes yang mengonsumsi nasi dingin selama 24 jam di lemari es dan kemudian dipanaskan kembali mengalami peningkatan kadar gula darah yang jauh lebih stabil. Kenaikan gula darah mereka lebih rendah dibandingkan dengan mereka yang makan nasi yang baru dimasak. Studi lain pada tahun 2015, yang melibatkan individu tanpa diabetes, juga menemukan bahwa nasi dingin menghasilkan lonjakan gula darah yang lebih sedikit. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa nasi dingin lebih baik untuk kesehatan dibandingkan nasi baru matang atau nasi panas. Meskipun nasi panas lebih menggugah selera, ia dapat meningkatkan kadar gula darah. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.