Perbedaan antara Roti Putih dan Roti Gandum Utuh, serta Cara Memastikan Keaslian Roti Gandum
ED
Editor
Shinta Dewi P
Senin, 4 November 2024 | 02:10 WIB
VISI.NEWS | BANDUNG - Roti adalah salah satu pilihan makanan yang umum dikonsumsi saat sarapan. Penyajiannya yang mudah dan kemampuannya membuat kenyang menjadikannya favorit. Dulu, di Indonesia, hanya roti putih yang populer. Namun sekarang, roti gandum juga sudah banyak tersedia di pasaran.
Roti gandum utuh memiliki kandungan nutrisi yang lebih baik, karena menyimpan tiga bagian dari biji gandum, yaitu bekatul (lapisan luar yang kaya serat), endosperma (yang kaya protein dan karbohidrat sebagai sumber energi), dan benih (yang mengandung gizi). Sebaliknya, roti putih hanya mengandung bagian endosperma, sementara bekatul dan benihnya dibuang.
Biji gandum utuh mengandung serat tinggi serta protein, vitamin B, antioksidan, dan mineral seperti zat besi, zink, magnesium, dan tembaga. Mengonsumsi makanan dengan biji gandum utuh diyakini dapat mengurangi risiko penyakit jantung, diabetes, obesitas, serta kanker. Selain itu, biji gandum utuh juga bermanfaat untuk kesehatan pencernaan.
Dengan banyaknya roti gandum yang dijual, konsumen perlu berhati-hati agar tidak tertipu oleh tampilan roti yang berwarna cokelat. Tidak semua roti berwarna cokelat mengandung biji gandum utuh, karena bisa jadi warna tersebut berasal dari molase atau pewarna tambahan. Roti yang bukan roti gandum utuh tentunya tidak memiliki kandungan nutrisi yang sama baiknya. Oleh karena itu, penting untuk teliti saat membeli.
Untuk memastikan keaslian roti gandum, berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan:
Jika ingin mengonsumsi roti gandum, pilihlah yang jelas tertera “roti gandum utuh” pada labelnya. Jika terpampang “tepung gandum” atau “tepung putih yang diperkuat,” itu berarti sebagian besar roti terbuat dari tepung putih dan bukan gandum utuh.
Roti yang mengandung biji gandum utuh biasanya memiliki serat yang lebih tinggi. Cek label gizi, jika ada minimal 2 gram serat per helai roti, kemungkinan itu adalah roti gandum utuh.
Hati-hati dengan klaim seperti “terbuat dari 7 jenis biji-bijian” atau “100% alami”. Selalu periksa kandungan utama roti, karena bisa jadi hanya menggunakan tepung gandum biasa, bukan gandum utuh.
Dengan sedikit perhatian, Anda bisa dengan mudah memastikan keaslian roti gandum yang Anda pilih dan memaksimalkan manfaat dari biji gandum utuh. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!