Perbaikan Jembatan Dayeuhkolot, Warga Apresiasi Pj Gubernur Bey Machmudin dan Bupati Dadang Supriatna
VISI.NEWS | DAYEUHKOLOT - Warga sekitar Dayeuhkolot dan Baleendah Kabupaten Bandung bersyukur dan berterima kasih atas rencana perbaikan jembatan Dayeuhkolot. Bupati Dadang Supriatna dan Pj Gubernur Bey Machmudin mendapat apresiasi karena memprioritaskan infrastruktur vital ini. "Ini langkah positif untuk meningkatkan kualitas hidup kami di sini," ujar salah satu warga, sambil menyampaikan rasa terima kasih kepada pemimpin daerah, Sabtu (2/12/2023).
Jembatan Dayeuhkolot yang mengalami keretakan di jaman Gubernur Ridwan Kamil ini sudah diusulkan oleh Bupati Bandung H.M. Dadang Supriatna namun tidak langsung direspon. Jembatan yang menghubungkan Baleendah-Dayeuhkolot di Kabupaten Bandung diketahui retak pada pertengahan tahun 2021 lalu.
"Ini jembatan memang sudah sangat tua sekali, kalau tidak salah sejak tahun 1950, jadi sudah seharusnya di rehabilitasi, " ungkap Nandang (67) warga setempat, Sabtu (2/12/2023).
Kondisi jembatan yang retak tersebut sekarang masih difungsikan dengan bantuan jembatan sementara atau bailey dari Dinas Bina Marga dan Penata Ruang (BMPR) Jawa Barat. Padahal, jembatan ini punya fungsi vital karena menjadi akses kendaraan-kendaraan berat menuju kawasan industri di Banjaran maupun Majalaya.
Jembatan Dayeuhkolot ini juga mempunyai fungsi vital bagi warga Kabupaten Bandung yang menuju Kota Bandung atau bekerja di kawasan industri Dayeuhkolot - Moch Toha. Hampir tiap pagi dan sore terjadi kemacetan di sini.
"Hampir tiap pagi atau sore menyebabkan macet, kan tadinya dua arah berfungsi, sekarang hanya satu arah yang optimal, yang pakai alat bantu jembatan sementara hanya bisa dilalui kendaraan kecil, " ungkap Ilham (44) warga lainnya.
Dalam keterangan resmi, Bupati Dadang Supriatna mengungkapkan komitmennya untuk memperbaiki infrastruktur yang telah lama menjadi perhatian masyarakat. "Perbaikan jembatan Dayeuhkolot adalah bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan konektivitas dan keselamatan warga," kata Bupati Dadang. Rencana ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi mobilitas warga sekitar, termasuk dalam aktivitas ekonomi dan pendidikan.
Pj Gubernur Bey Machmudin menambahkan bahwa pemerintah daerah selalu membuka diri untuk menerima masukan dari masyarakat. "Kami berupaya mendengarkan aspirasi warga dan meresponsnya dengan kebijakan yang konstruktif," ungkap Pj Gubernur Bey. Langkah ini sejalan dengan prinsip pemerintahan yang inklusif dan berfokus pada kepentingan rakyat.
Warga Dayeuhkolot berharap perbaikan jembatan ini tidak hanya menjadi proyek fisik semata, tetapi juga memberikan dampak positif dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari. "Kami berharap proses perbaikan berjalan lancar dan menghasilkan infrastruktur yang tangguh dan aman bagi kami semua," tutup salah satu warga, mencerminkan harapan kolektif masyarakat sekitar terhadap proyek ini.
@mpa
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!