Penutupan Tambang Bogor: Dedi Mulyadi Siapkan Skema Bantuan dan Rekrutmen Pekerja Baru
VISI NEWS | BANDUNG - Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi, menyiapkan dua pilihan bagi warga yang terdampak penutupan tambang di Kabupaten Bogor, yaitu bantuan dana atau pekerjaan di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar.
Dedi Mulyadi menjelaskan bahwa ia memahami kondisi para warga terdampak yang kini kehilangan pemasukan akibat kebijakan tersebut.
Sebagai informasi, penutupan aktivitas usaha pertambangan di wilayah Kabupaten Bogor dilakukan oleh Dedi Mulyadi sejak akhir September 2025. Langkah itu diambil untuk membenahi jalan di sekitar Parung Panjang yang selama ini menjadi jalur distribusi hasil tambang.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh aspirasi warga yang terdampak penutupan tambang di wilayah Cigudeg, Rumpin, dan sekitarnya, saya tidak bisa menyebutkannya satu per satu,” ungkap Dedi Mulyadi, dikutip dari unggahan akun Instagram pribadinya, Sabtu (11/10/2025).
“Saya paham anda marah karena pekerjaannya ditutup. Saya melakukan penutupan (tambang) itu demi kepentingan masyarakat yang lebih banyak,” sambungnya.
Lebih lanjut, Dedi menyampaikan bahwa aspirasi warga saat ini sedang dibahas oleh Pemprov Jabar, meski menurutnya perusahaan tambang juga seharusnya ikut bertanggung jawab terhadap kondisi para pekerjanya.
“Seluruh kegelisahan itu kami sudah mempertimbangkannya, walaupun perusahaan juga memiliki tanggung jawab terhadap para pegawainya yang diakibatkan oleh aktivitas produksi,” tuturnya.
“Seharusnya seperti itu, kalau kalangan pabrik itu yang terjadi. Tetapi, saya mengabaikan lah tanggung jawab perusahaan, saya enggak ada masalah,” lanjutnya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!