Modus Dugaan Pencabulan di Simpenan Sukabumi, Korban Dijanjikan Mudah Rezeki 3 Aug 2026 Viral Dugaan Pencabulan di Simpenan Sukabumi, Polisi Tangkap Pelaku di Banten 3 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Senin 3 Agustus 2026 3 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Senin 3 Agustus 2026 3 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Senin 3 Agustus 2026 3 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Senin 3 Agustus 2026 3 Aug 2026 Paradoks Bernama MACA dan Robobook 3 Aug 2026 Penumpang KM Mutiara Sentosa 2 Tiba di Surabaya, Korban Tewas Bertambah Jadi Lima 3 Aug 2026 Indonesia Hadapi Ujian Juara, Vietnam Jadi Penentu Langkah Garuda 2 Aug 2026 Dari Gang Sempit Surabaya, Rizky Ridho Pimpin Mimpi Indonesia Juara ASEAN Hyundai Cup 2026 2 Aug 2026 Modus Dugaan Pencabulan di Simpenan Sukabumi, Korban Dijanjikan Mudah Rezeki 3 Aug 2026 Viral Dugaan Pencabulan di Simpenan Sukabumi, Polisi Tangkap Pelaku di Banten 3 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Senin 3 Agustus 2026 3 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Senin 3 Agustus 2026 3 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Senin 3 Agustus 2026 3 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Senin 3 Agustus 2026 3 Aug 2026 Paradoks Bernama MACA dan Robobook 3 Aug 2026 Penumpang KM Mutiara Sentosa 2 Tiba di Surabaya, Korban Tewas Bertambah Jadi Lima 3 Aug 2026 Indonesia Hadapi Ujian Juara, Vietnam Jadi Penentu Langkah Garuda 2 Aug 2026 Dari Gang Sempit Surabaya, Rizky Ridho Pimpin Mimpi Indonesia Juara ASEAN Hyundai Cup 2026 2 Aug 2026

Penumpang KM Mutiara Sentosa 2 Tiba di Surabaya, Korban Tewas Bertambah Jadi Lima

ED
PN
Senin, 3 Agustus 2026 | 05:28 WIB
Bagikan
Penumpang KM Mutiara Sentosa 2 Tiba di Surabaya, Korban Tewas Bertambah Jadi Lima

VISI.NEWS - Ratusan penumpang KM Mutiara Sentosa 2 yang menjadi korban kebakaran kapal di perairan utara Pulau Sapudi, Kabupaten Sumenep, Madura, tiba di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Senin (3/8/2026) dini hari. Kedatangan para korban berlangsung secara bertahap setelah mereka dievakuasi menggunakan kapal KM Meratus Pematang Siantar dari lokasi musibah.

Pantauan di Pelabuhan Tanjung Perak menunjukkan penumpang pertama tiba sekitar pukul 00.15 WIB. Seorang lansia laki-laki menjadi korban pertama yang turun dari kapal. Ia terlihat duduk di kursi roda dan didorong petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menuju ruang evakuasi yang telah disiapkan.

Sesampainya di ruang evakuasi, lansia tersebut dipindahkan dari kursi roda ke atas karpet yang telah dilengkapi bantal untuk beristirahat. Tim tenaga kesehatan kemudian langsung melakukan pemeriksaan kondisi fisik guna memastikan tidak ada gangguan kesehatan serius akibat insiden kebakaran maupun proses evakuasi di laut.

Beberapa menit kemudian, seorang penumpang perempuan yang juga menggunakan kursi roda tiba di lokasi. Perempuan tersebut tampak meringis kesakitan saat dibawa menuju ruang evakuasi. Petugas segera merebahkannya di atas karpet sebelum menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut oleh tenaga kesehatan.

Selanjutnya, para penumpang lainnya berdatangan secara bergelombang. Sebagian korban tampak tidak mengenakan alas kaki, diduga akibat kepanikan saat menyelamatkan diri dari kapal yang terbakar. Di pergelangan tangan kanan para penumpang juga terlihat terpasang gelang berwarna hijau sebagai penanda identitas dalam proses evakuasi dan pendataan.

Petugas gabungan mengarahkan seluruh penumpang menuju area istirahat yang telah disediakan. Di lokasi tersebut, tenaga kesehatan melakukan pemeriksaan satu per satu untuk memastikan kondisi seluruh korban tetap stabil setelah menjalani proses penyelamatan di laut.

Selain pemeriksaan kesehatan, proses pendataan juga dilakukan secara menyeluruh terhadap seluruh penumpang. Sebagian korban menjalani verifikasi identitas di Posko Ante Mortem Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Jawa Timur. Hingga dini hari, proses pendataan masih terus berlangsung, sementara sebagian besar penumpang memilih beristirahat di ruang evakuasi.

Korban Meninggal Bertambah

Sementara itu, jumlah korban meninggal dunia akibat kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 kembali bertambah. Berdasarkan pembaruan data Kantor SAR Surabaya hingga Minggu (2/8) pukul 17.00 WIB, korban meninggal tercatat sebanyak lima orang.

Di sisi lain, jumlah korban yang berhasil diselamatkan terus meningkat. Sebanyak 227 penumpang dan awak kapal berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat. Dengan demikian, total korban yang telah berhasil diangkat dari laut maupun dari atas kapal mencapai 232 orang.

Operasi penyelamatan dilakukan secara besar-besaran di perairan utara Pulau Sapudi dengan melibatkan sedikitnya sembilan armada kapal niaga, kapal tunda, hingga kapal tanker yang bergotong royong mengevakuasi korban.

Berdasarkan data resmi Basarnas, rincian evakuasi oleh masing-masing kapal adalah sebagai berikut:

KM Meratus Pematang Siantar mengevakuasi 109 korban selamat dan 2 korban meninggal dunia.

  • TB Hasnur 26 mengevakuasi 65 korban selamat dan 1 korban meninggal dunia.
  • KM Transco Arafura mengevakuasi 17 korban selamat.
  • KM Meratus Project 3 mengevakuasi 13 korban selamat dan 1 korban meninggal dunia.
  • KM Icon Daniel mengevakuasi 1 korban meninggal dunia.
  • KM Selaras Mas mengevakuasi 7 korban selamat.
  • KM Prakarsa Mas mengevakuasi 7 korban selamat.
  • KM SC Aila XVII mengevakuasi 7 korban selamat.
  • KM British Mentor mengevakuasi 2 korban selamat.

Kapal KM Meratus Pematang Siantar menjadi armada yang mengevakuasi korban terbanyak sekaligus membawa para penyintas menuju Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.

Pemkab Sumenep Siapkan Penanganan Korban

Pemerintah Kabupaten Sumenep bergerak cepat setelah menerima informasi mengenai kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 di perairan utara Pulau Sapudi. Berbagai langkah koordinasi segera dilakukan untuk mendukung penanganan para korban, khususnya di Pelabuhan Kalianget yang menjadi salah satu titik penanganan.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menginstruksikan seluruh organisasi perangkat daerah agar sigap memberikan pelayanan maksimal kepada para penumpang terdampak musibah.

Pemerintah daerah telah menyiapkan berbagai fasilitas pendukung, mulai dari lokasi penanganan korban, ambulans, tenaga medis, hingga koordinasi lintas instansi bersama pihak pelabuhan, aparat keamanan, dan tim penanggulangan bencana.

"Keselamatan dan kebutuhan para penumpang menjadi perhatian utama pemerintah daerah dan seluruh jajaran siap memberikan bantuan keperluan serta kebutuhan para penumpang KMP Mutiara Sentosa 2," ujar Achmad Fauzi.

Ia menegaskan kesiapan ambulans dan tenaga kesehatan dilakukan agar seluruh korban yang tiba di Pelabuhan Kalianget dapat segera memperoleh pemeriksaan kesehatan maupun penanganan medis lanjutan apabila diperlukan.

"Kami berkomitmen hadir memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang mengalami musibah, dengan bergerak cepat dan memastikan kebutuhan para penumpang, termasuk layanan kesehatan secara optimal," tegasnya.

Hingga Senin dini hari, proses evakuasi, pendataan, serta penanganan medis terhadap para korban masih terus berlangsung. Tim gabungan dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD, tenaga kesehatan, pemerintah daerah, serta sejumlah kapal yang terlibat dalam operasi penyelamatan terus berupaya memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan sesuai kebutuhan.

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.