Penjabat Gubernur Jawa Barat Mengungkap Rendahnya Produktivitas BUMD Milik Pemprov

ED
Sabtu, 20 Juli 2024 | 15:30 WIB
Bagikan
Penjabat Gubernur Jawa Barat Mengungkap Rendahnya Produktivitas BUMD Milik Pemprov

VISI.NEWS | BANDUNG - Penjabat Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, mengungkapkan bahwa hanya dua dari 41 Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang produktif dalam memberikan laba bersih atau dividen. Artinya, terdapat 39 BUMD yang tidak produktif karena belum memberikan dividen. Hal ini menjadi sorotan utama dalam upaya perbaikan kinerja BUMD di Jawa Barat.

"Harus diakui seperti itu kondisinya, makanya kami sedang berusaha untuk memperbaiki kinerja BUMD," kata Bey di Bandung, Sabtu, 20 Juli 2024. Pernyataan ini mencerminkan keseriusan pemerintah provinsi dalam mengatasi masalah yang telah berlangsung cukup lama dan berusaha mencari solusi yang efektif.

Bey menegaskan bahwa langkah pertama yang akan diambil adalah melakukan perampingan BUMD dengan harapan dapat meningkatkan dividen. Menurutnya, para pejabat di BUMD belum mampu menggali potensi yang dapat menghasilkan keuntungan bagi perusahaan. "Pertama perampingan komisaris dan direksi dan ke depan harus melihat peluang apa yang bisa meningkatkan kinerja maupun keuntungan bagi BUMD," jelas Bey.

Selain perampingan, Bey juga mengusulkan adanya merger terhadap perusahaan yang tidak produktif sebagai bagian dari upaya efisiensi yang sedang dijalankan. Namun, ia mengakui bahwa proses ini tidaklah mudah karena harus mempertimbangkan kondisi setiap perusahaan secara menyeluruh. "Meski begitu, hal ini tidak mudah dilakukan karena harus melihat kondisi dari perusahaan tersebut," tambahnya.

Bey memberikan contoh konkret tentang AgroJabar, salah satu BUMD yang sedang dalam proses restrukturisasi. Ia menyatakan bahwa pemerintah berusaha agar AgroJabar dapat menjadi tempat penyimpanan pangan dan produksi beras, sehingga dapat memberikan kontribusi yang lebih signifikan bagi perekonomian daerah. "Misalnya AgroJabar kami berusaha supaya menjadi tempat penyimpanan pangan dan produksi beras," katanya.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat kini tengah memfokuskan diri pada perbaikan kinerja BUMD dengan harapan dapat meningkatkan kontribusi mereka terhadap pendapatan daerah. Bey juga mengajak seluruh jajaran pejabat BUMD untuk lebih proaktif dalam mencari peluang dan mengoptimalkan sumber daya yang ada. "Kami tidak menampik, itu langkah pertama perampingan direksi dan juga komisaris," ujar Bey.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.