Pengusaha Sambut Positif Nikel Indonesia Melantai di LME
ED
Editor
Shinta Dewi P
Jumat, 1 November 2024 | 23:00 WIB
VISI.NEWS | JAKARTA - Pengusaha menyambut baik dampak positif dari nikel Indonesia yang mulai diperdagangkan di London Metal Exchange (LME). Nikel olahan dengan kode DX-zwdx, yang diproduksi oleh PT CNGR Ding Xing New Energy, telah melantai di bursa sejak Mei lalu.
Magdalena Veronika, Direktur Public Relations CNGR Indonesia, menjelaskan bahwa ada dua dampak utama dari nikel RI yang tercatat di LME. Pertama, kualitas nikel Indonesia diakui secara internasional, karena untuk dapat terdaftar di LME, DX-zwdx harus melalui proses yang panjang dan memenuhi berbagai sertifikasi.
"Harus memenuhi sertifikasi lingkungan, keselamatan dan kesehatan kerja (K3) dan lain-lain yang dipersyaratkan LME. Kemudian, 3 bulan berturut-turut operasionalnya harus memenuhi semua syarat yang ada dari LME," kata Veronika dalam media briefing di Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Rabu (30/10/2024).
Kedua, kehadiran nikel Indonesia di LME berpengaruh pada pasar nikel global. Setelah masuknya nikel RI ke LME, Australia mengeluhkan harga nikel yang terlalu rendah, yang disebabkan oleh biaya produksi nikel Indonesia yang relatif murah.
"Karena mineral kita ada di sini, kita bisa proses terus lanjutan sampai produk yang paling murni. Otomatis harganya kompetitif di global," imbuhnya.
"Dibandingkan tetangga kita Australia US$20 ribu mau enggak mau enggak ada yang beli. Ini juga yang berdampak di manufaktur di Australia tutup operasional hingga 2026 masih belum ada kepastian," imbuhnya.
London Metal Exchange telah menyetujui pencatatan merek nikel olahan Indonesia pada Mei lalu. Menanggapi pencapaian ini, Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi di era Jokowi, menyatakan kebanggaannya, mengingat Indonesia sering dianggap sebelah mata meskipun merupakan salah satu produsen nikel terbesar di dunia. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!