Pengamat sebut Kembalinya Shin Tae-yong Bukan Solusi bagi Timnas Indonesia

Desi Rossilawati
Selasa, 28 Oktober 2025 | 22:00 WIB
Bagikan
Pengamat sebut Kembalinya Shin Tae-yong Bukan Solusi bagi Timnas Indonesia

VISI.NEWS | BANDUNG - Pengamat sepak bola Indonesia, Akmal Marhali, menyebut kembalinya Shin Tae-yong (STY) untuk melatih Timnas Indonesia sepeninggal Patrick Kluivert bukan menjadi solusi.

Saat ini publik banyak menyebut nama STY yang pernah melatih timnas Indonesia selama lima tahun itu, namun kata Akmal, kembalinya pelatih asal Korea Selatan itu bisa saja malah menjadi masalah.

Setelah acara diskusi timnas Indonesia bersama Andre Rosiade yang merupakan rangkaian acara Media Cup 2025 di Pendekar Goozone Mini Socces Cibis, Jakarta Selatan, Selasa (28/101/2025), Akmal mengatakan bahwa ia memiliki pandangan berbeda dengan Andre Rosiade terkait pengembalian Shin Tae-yong (STY).

"Saya berbeda dengan Bang Andre (Rosiade) soal mengembalikan STY. Kembalinya STY menurut saya dengan situasi yang saat ini lagi rame, di mana terlalu masifnya penggemar STY untuk mendorong STY, saya pikir bukan solusi," kata Akmal dikutip dalam keterangannya.

"Bahkan akan jadi masalah walaupun misalnya para Exco menginginkan itu, tapi kan dia akan jadi nantinya kalau kemudian gagal, nama dia yang sudah bagus di Indonesia jadi jatuh," katanya.

Saat ditanya bagaimana laju timnas Indonesia di babak Kualifikasi Piala Dunia 2026, Akmal yang merupakan Koordinator Save Our Soccer itu tak merasa Indonesia secara prinsip gagal. Pasalnya, pencapaian Indonesia mencapai babak kualifikasi putaran keempat menurut Akmal adalah yang terbaik karena Indonesia tak pernah mencapai babak ini sebelumnya.

"Karena menurut saya, sebenarnya secara prinsip nggak gagal. Karena memang prestasi kita terbaik adalah round 4. Dengan dunia semua menyatakan bahwa Indonesia peluang lolos Piala Dunia hanya 5 persen. Artinya, mimpi kita 95 persen, realitas kita untuk lolos Piala Dunia hanya 5 persen. Jadi kan kita terlalu berharap terlalu tinggi," ucap Akmal.

Ia kemudian ditanya seperti apa kriteria pelatih timnas Indonesia selanjutnya. Menurut dia, pelatih tim Garuda sebaiknya bukan yang punya nama besar, namun mereka yang memiliki 'hoki'.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.