Penembakan di Rest Area KM 45 Tol Tangerang-Merak, 1 Tewas dan 1 Luka-luka
Editor
Desi Rossilawati
Kamis, 2 Januari 2025 | 16:30 WIB
VISI.NEWS | TANGERANG - Sebuah insiden penembakan terjadi di Rest Area KM 45 Jalan Tol Tangerang-Merak, tepatnya di Desa Pabuaran, Jayanti, Kabupaten Tangerang. Polisi saat ini tengah menyelidiki kejadian tersebut.
Menurut keterangan saksi yang juga anak korban, Agam Muhammad Nasrudin (26), ia mendengar salah satu pelaku berteriak mengaku sebagai anggota TNI AU sembari mengacungkan senjata api.
"Iya saya dengar. Dia bilang 'saya anggota TNI AU' itu waktu di Saketi, Pandeglang, pada 1 Januari 2025. Waktu dia menakuti kami dan mengeluarkan senjata," ujar Agam saat ditemui di RSUD Balaraja, Tangerang, Kamis, 2 Januari 2025.
Peristiwa penembakan bermula ketika korban IAS (48), seorang pengusaha rental mobil, mendapat informasi bahwa mobil yang disewakan kepadanya, jenis Honda Brio, mengalami perubahan karena alat GPS di mobil tersebut diduga dicabut.
"AS pinjam mobil kami tanggal 31 Desember 2024, dengan estimasi waktu selama tiga hari. Tapi, pada 1 Januari 2025, ada notifikasi itu. Ayah saya, saya dan abang saya langsung melakukan penelusuran dengan titik akhir di Pandeglang," jelas Agam.
Korban yang curiga langsung melakukan penelusuran, yang membawa dia dan keluarga ke daerah Saketi, Pandeglang.
"Dari Rajeg kita langsung ke Pandeglang dan sampai di Pandeglang jam 12 malam. Di sana kita berpapasan dengan mobil tersebut di daerah Saketi, Pandeglang," lanjutnya.
Setelah menemukan mobil tersebut, terjadi kejar-kejaran dengan kelompok pelaku yang diduga telah berpindah tangan dengan mobil tersebut. Kelompok pelaku kemudian berhenti di rest area tol tersebut, dan dalam aksi penangkapan, terjadi penembakan yang mengakibatkan dua orang terluka.
"Ternyata pas kita lagi sergap pengemudi itu, ada temannya dari mobil yang lain bilang 'saya tembak', karena kita fokus ke pengemudi Brio, kita gak nyadar," imbuhnya.
"Tahu-tahu benar ditembak. Sebanyak empat sampai lima kali. Kena ayah saya, ayah saya terluka dan meninggal," ucap Rizky.
Kasi Humas Polresta Tangerang, Ipda Purbawa, mengungkapkan bahwa pihaknya masih menyelidiki dugaan keterlibatan oknum anggota TNI dalam insiden ini dan sedang melakukan pemeriksaan lebih lanjut di lokasi kejadian.
"Soal keterlibatan itu masih kita telusuri. Tim pun masih di lokasi untuk melakukan pemeriksaan," kata Purbawa. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!