Destinasi Pantai Paling Membahagiakan di Dunia Versi JustCover 5 Aug 2026 Mariano Peralta Bahagia Jalani Debut Manis Bersama Persib 5 Aug 2026 Pemerintah Umumkan Rangkaian Acara HUT Ke-81 RI 2026 5 Aug 2026 "Cahaya Hati" Debut, Warnai Pagelaran Sabang Merauke 2026 5 Aug 2026 Kades Rancaekek Kulon Buka Suara soal Polemik PTSL Rp.400 Ribu per Pemohon 5 Aug 2026 Satpol PP Ungkap Alasan Vendor SixNine Padel Tebang 10 Pohon 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026 Destinasi Pantai Paling Membahagiakan di Dunia Versi JustCover 5 Aug 2026 Mariano Peralta Bahagia Jalani Debut Manis Bersama Persib 5 Aug 2026 Pemerintah Umumkan Rangkaian Acara HUT Ke-81 RI 2026 5 Aug 2026 "Cahaya Hati" Debut, Warnai Pagelaran Sabang Merauke 2026 5 Aug 2026 Kades Rancaekek Kulon Buka Suara soal Polemik PTSL Rp.400 Ribu per Pemohon 5 Aug 2026 Satpol PP Ungkap Alasan Vendor SixNine Padel Tebang 10 Pohon 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026

Peneliti Mengingatkan tentang Nyamuk Superkebal Insektisida di Asia

ED
Kamis, 12 Januari 2023 | 15:12 WIB
Bagikan
Peneliti Mengingatkan tentang Nyamuk Superkebal Insektisida di Asia

VISI.NEWS - JEPANG - Nyamuk bertanggung jawab atas penyebaran banyak penyakit terutama demam berdarah dan virus lainnya. Mengingat perkembangan berbahaya dari serangga ini saat mereka tumbuh kebal terhadap insektisida di beberapa bagian Asia, cara baru untuk mengendalikannya sangat dibutuhkan, penelitian baru memperingatkan.

Otoritas kesehatan biasanya mengaburkan daerah yang dipenuhi nyamuk dengan awan insektisida, dan resistensi telah lama menjadi perhatian, tetapi skala masalahnya tidak dipahami dengan baik.

Ilmuwan Jepang Shinji Kasai dan timnya meneliti nyamuk dari beberapa negara di Asia dan Ghana. Mereka menemukan serangkaian mutasi yang membuat beberapa orang hampir kebal terhadap bahan kimia populer berbasis piretroid seperti permetrin.

"Di Kamboja, lebih dari 90% nyamuk Aedes aegypti memiliki kombinasi mutasi yang menghasilkan tingkat resistensi yang sangat tinggi," kata Kasai kepada Agence France-Presse (AFP).

Dia menemukan beberapa strain nyamuk memiliki resistensi 1.000 kali lipat, dibandingkan dengan 100 kali lipat yang terlihat sebelumnya.

Itu berarti tingkat insektisida yang biasanya membunuh hampir 100% nyamuk dalam sampel hanya membunuh sekitar 7% serangga.

Bahkan dosis yang 10 kali lebih kuat hanya membunuh 30% nyamuk super resisten.

"Tingkat resistensi yang kami temukan pada nyamuk di Kamboja dan Vietnam sama sekali berbeda," kata Kasai, direktur Departemen Entomologi Medis di Institut Penyakit Menular Nasional Jepang.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.