Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Pendaki Gunung Salak Dievakuasi Akibat Kaki Cedera Tersangkut Akar

Desi Rossilawati
Minggu, 20 April 2025 | 19:10 WIB
Bagikan
Pendaki Gunung Salak Dievakuasi Akibat Kaki Cedera Tersangkut Akar
VISI.NEWS | SUKABUMI - Dua orang pendaki dievakuasi dari Gunung Salak karena mengalami kelelahan serta cedera. Evakuasi dimulai sejak Sabtu (19/4/2025) malam hingga Minggu (20/4/2025) pagi. Ketua yayasan SAR Khatulistiwa Jajang Yusuf menyatakan kedua pendaki tersebut yakni S (20) dan I (19) mendaki Gunung Salak bersama rombongannya melalui pos Cimalati, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, pada Sabtu pagi. "Mereka mulai naik pada Sabtu pagi dan setelah sampai puncak mereka kembali lagi, jadi tektok atau tidak menginap," ujar Jajang. Karena pendakian tektok, maka perbekalan serta logistik pun terbatas. Kondisi inilah yang membuat perjalanan turun gunung rombongan pendaki asal Bogor itu tidak berjalan mulus. Mereka turun gunung pada waktu malam ditambah hujan deras yang mengguyur. "Di tengah perjalanan S mengalami cedera di bagian lutut diduga akibat terjatuh dan kebentur akar dan survivor I mengalami cedera di bagian kaki dan gejala hipotermia," ujarnya. Tim SAR Khatulistiwa yang mendapat laporan adanya kondisi membahayakan manusia (KKM) langsung melakukan breafing penjemputan pada Sabtu malam. Selanjutnya pada Minggu pukul 01.35 WIB, tim bergerak menuju lokasi survivor dan pukul 03.50 WIB tim bertemu dengan survivor. Setelah dilakukan penanganan, tim membawa survivor turun pada pukul 04.15 WIB menuju pos Cimalati. "Evakuasi beres sekitar pukul 08.00 WIB," ujar Jajang. Adapun unsur yang terlibat dalam evakuasi ini SAR Khatulistiwa, tim TNGHS serta warga. @andri

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.