Pencarian 4 Korban Hilang Akibat Bencana di Sukabumi Terkendala Akses
Editor
Desi Rossilawati
Minggu, 9 Maret 2025 | 20:23 WIB
VISI.NEWS | SUKABUMI - Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Sukabumi Deden Sumpena mengungkapkan bahwa upaya pencarian korban longsor terkendala akses.
Menurut dia, jalan menuju lokasi kejadian masih tertutup longsor sehingga tim SAR gabungan serta relawan kesulitan mencapai lokasi kejadian. Untuk sampai ke lokasi tersebut, tim SAR mesti mencari jalan lain, itu pun hanya bisa dilalui oleh kendaraan roda dua.
"Untuk menuju ke lokasi tersebut jalannya masih tertutup timbunan longsor di beberapa titik. Dan hari ini pihak Pekerjaan Umum juga sudah menurunkan alat berat untuk mengevakuasi material longsoran," ujar Deden, Minggu (8/3/2025).
Dia berharap alat berat yang diturunkan dapat secepatnya mengevakuasi longsoran yang menutup jalan sehingga memudahkan proses pencarian korban.
Deden menyatakan dari data Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi, masih ada 4 orang yang dinyatakan hilang.
"Meskipun terkendala akses, tapi hingga hari ke tiga ini tim SAR beserta TNI, polri dan relawan bahu membahu melakukan pencarian terhadap 4 orang yang dinyatakan hilang," ujarnya.
Bencana banjir dan longsor yang menerjang Kabupaten Sukabumi pada Kamis (6/3/2025) malam tak hanya menimbulkan kerusakan. Sejumlah orang dinyatakan meninggal dunia dan beberapa orang dinyatakan hilang.
Adapun 4 orang yang dinyatakan hilang yakni Darjat (60), Siti Maryam (35) dan Ahyar Fauzi (9) warga Desa Langkapjaya, Kecamatan Lengkong kemudian Mondi (9) warga Desa Kertajaya, Kecamatan Simpenan.
Korban yang sudah ditemukan meninggal dunia itu yaitu Eneng Santi (40) dan Siti Nurul Awalia (8) warga Kelurahan Palabuhanratu, Kecamatan Palabuhanratu kemudian Nendi Saputra (7) dan Yayar (70) warga Desa Kertajaya, Kecamatan Simpenan serta Ooy (69) warga Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan. @andri
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!