Penanganan Stunting di Kab. Bandung, Kapolda Apresiasi Bupati dan Para Kades
"Bonus demografi tidak bisa dilewatkan begitu saja. Bonus demografi identik dengan generasi muda yang akan datang, termasuk yang ada dalam kandungan ibu-ibu sekarang," katanya.
Peningkatan sumber daya manusia, kata dia, juga berawal dari penanganan bayi yang berada di dalam kandungan. Bayi yang baru dilahirkan dengan usia 1000 hari ke depan menjadi konsen dan perhatian bersama.
"Intinya kami tidak mengharapkan masalah percepatan penurunan stunting ini, tidak hanya seremonial. Sejak hari ini sampai tiga bulan ke depal, terus dilakukan kolaborasi dan penanganan stunting dengan melibatkan IDI dan pelaku usaha lainnya," katanya.
Ia mengatakan dalam percepatan penurunan stunting, tentunya tidak bisa bekerja sendiri. "Termasuk Pak Bupati juga tidak bisa bekerja sendiri," katanya.
Akhmad pun turut mengungkapkan bahwa di Kabupaten Bandung ada anggaran sebesar Rp 7 miliar untuk penanganan stunting setelah berbicara dengan Bupati Dadang Supriatna.
"Saya akan serahkan sepenuhnya untuk percepatan penurunan stunting di Kabupaten Bandung. Terima kasih Pak Bupati. Mudah-mudahan amanah ini memberikan keberkahan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Bandung," katanya.
"Ini komitmen yang sifatnya, tetapi ini bentuk tanggungjawab beliau selaku Bupati Kabupaten Bandung. Bagaimana melindungi masyarakatnya. Terima kasih Pak Bupati," ujarnya.
Dari Polda Jabar, imbuhnya, tidak hanya bekerja sendiri. Dengan jajaran TNI selalu bahu membahu seperti dalam penanganan Covid-19 lalu.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!