Penanganan Masyarakat Terdampak Gempa Bumi, 181 Tenda Terpasang di Kecamatan Kertasari
Uka Suska menyebutkan, Tim Reaksi Cepat Multisektor saat ini sedang berupaya menyiapkan bantuan logistik bagi warga terdampak dan tempat pengungsian sementara.
"Pak Bupati Bandung telah mengeluarkan surat pernyataan keadaan darurat bencana gempa bumi pada status tanggap darurat dan mengaktivasi pos komando dan pos lapangan penanganan bencana gempa bumi selama 14 hari di Kabupaten Bandung," jelasnya.
Lebih lanjut Uka Suska menjelaskan peta sebaran dampak gempa bumi Kabupaten Bandung. Berdasarkan survei lapangan, disebutkan lokasi terdampak yaitu Kecamatan Kertasari, Pangalengan, Ibun, Pacet, Ciparay, Arjasari, Pameungpeuk, Banjaran, dan Kecamatan Cimaung.
Menurutnya, berdasarkan hasil pendataan hingga Selasa sore pukul 16.00 WIB, sebanyak 6.163 rumah terdampak gempa, dengan kondisi 784 rusak berat, 987 rusak sedang dan 4.392 rusak ringan. Selain itu 91 saran pendidikan, 96 sarana ibadah, 12 fasilitas kesehatan, 27 fasilitas umum juga terdampak gempa bumi.
"Sebanyak 11.682 kepala keluarga, 45.325 jiwa terdampak gempa bumi. Sementara itu 9.229 jiwa yang mengungsi. Mereka menempati tenda pengungsian. 1 orang dinyatakan meninggal dunia dampak gempa bumi tersebut," jelasnya.
Pascamusibah gempa bumi di Kabupaten Bandung, katanya, selain melibatkan jajaran Forkopimda Kabupaten Bandung, juga mendapatkan bantuan dari Provinsi Jabar maupun kementerian.
"Tidak kurang dari 131 komunitas relawan atau lembaga yang turut membantu dalam penanganan darurat pascagempa bumi di Kabupaten Bandung," katanya. @kos
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!