Penangan Persoalan Ketahanan Pangan Di Jabar Harus Terus Dipokuskan
VISI.NEWS | BANDUNG - Krisis global menuntut pemerintah mempersiapkan langkah antisipatif terhadap dampak yang mungkin terjadi salah satunya stabilitas pangan.
Maka dianggap tidak berlebihan jika eksekutif dan legislatif berkomitmen untuk meningkatkan ketahanan pangan dalam menghadapi ancaman.
"Isu global yang terjadi saat ini ialah krisis global, yang dampaknya bakal mempengaruhi terhadap kestabilan pangan," kata Anggota DPRD Jawa Barat (Jabar) Haji Kusnadi.
Menurutnya, diperlukan langkah-langkah antisipasi agar memiliki ketahanan pangan yang lebih baik, termasuk di wilayah Jabar, sehingga persoalan kerisis pangan dapat teratasi dengan baik.
"Kita harus sesegara mungkin berbenah, karena kemarin Covid-19 memporak-porandakan berbagai sektor swasembada pangan masih belum, minimal kita bisa memenuhi kebutuhan kita," katanya.
Untuk mengantisipasi krisis pangan, di Jabar telah melakukan berbagai upaya seperti memastikan ketersediaan stok pangan, melakukan sejumlah kunjungan ke berbagai sektor.
"Bahkan telah mendengarkan sejumlah keluhan dari para petani hal itu pun sekaligus dalam rangka pemulihkan ekonomi," sambung Haji Kusnadi.
Terakhir, pemerintahan di Jabar harus terus berupaya untuk memastikan ketahanan pangan pasalnya, ketahanan pangan sama dengan akses sosial dan ekonomi masyarakat.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!