Pemuda Cangkring Baleendah Rame-rame Bersihkan Sungai, Hentikan Banjir
VISI.NEWS | BALEENDAH - Di tengah masalah banjir yang kerap melanda Kp. Cangkring bila hujan tiba, para pemuda Cangkring mulai berinisiatif bersih-bersih di sekitar Sungai Jalan Raya Laswi Cangkring, Sabtu (21/10/2023).
Kegiatan melibatkan berbagai elemen masyarakat seperti PJ Pemuda Persis Cangkring, Sigab Persatuan Islam, Brigade Persis, Karang Taruna, warga RW 15 dan RW 7, Citarum Harum berkolaborasi dengan, Hisana Friend Chicken, Pabrik Teh dan perusahaan lainnya.
"Dalam setiap musim hujan, kami menghadapi banjir karena kedalaman irigasi yang tidak memenuhi standar," kata Yogi, Ketua Pemuda Persis Cangkring.
"Kami, sebagai pemuda Cangkring, merasa perlu untuk berkolaborasi dengan pihak-pihak terkait dan bersama-sama mencari solusi," imbuhnya.
Aksi bersih-bersih sungai mereka tidak hanya pengangkatan sampah, tetapi juga mengeruk sungai yang sudah dangkal. Untuk memaksimalkan usaha mereka, perusahaan di sekitar Cangkring turut serta dengan menyediakan alat berat dan batuan peralatan lainnya.
Yogi berterima kasih kepada perusahaan dan pemerintah setempat. "Kami, pemuda Cangkring, ingin mengucapkan terima kasih kepada perusahaan yang telah memberikan bantuan berupa alat berat, mobil truk serta dukungan dari unsur setempat seperti RT, RW, dan karang taruna. Jazzakumullah Khoiron khatsiron atas kontribusinya dalam kegiatan membersihkan sungai ini," ujarnya.
Tidak hanya membersihkan sungai, pemuda Cangkring juga ingin meningkatkan kesadaran lingkungan di kalangan masyarakat. "Kami berharap warga setempat tetap menjaga lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan," tambah Yogi.
Gian, seorang Pencinta Alam dari Persaudaraan Gunung Puntang Indonesia (PGPI), yang turut serta dalam aksi bersih sungai, berbicara tentang pentingnya kolaborasi dan dukungan masyarakat. "Kami memiliki inisiatif untuk membersihkan lingkungan. Hal ini sangat penting karena kami juga tinggal di sini, dan kami harus merawat lingkungan kami," katanya.
"Kami berharap semua pihak, termasuk pemerintah, organisasi masyarakat, dan warga, dapat bersinergi untuk menjaga lingkungan yang saat ini berada dalam kondisi kritis. Semua ini bisa terwujud berkat dukungan masyarakat, baik dalam bentuk dukungan keuangan maupun tenaga," tambah Gian
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!