Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Pemprov Jabar Siapkan Rp 600 Miliar untuk Sekolahkan Anak Prasejahtera

Desi Rossilawati
Sabtu, 17 Mei 2025 | 13:00 WIB
Bagikan
Pemprov Jabar Siapkan Rp 600 Miliar untuk Sekolahkan Anak Prasejahtera
VISI.NEWS | BANDUNG - Pemerintah Provinsi Jawa Barat memastikan semua anak dari keluarga prasejahtera akan tetap bisa melanjutkan pendidikan menengah tanpa dipungut biaya, meskipun tidak tertampung di sekolah negeri. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan komitmen Pemprov Jabar untuk menanggung seluruh biaya pendidikan anak-anak dari keluarga miskin, baik yang bersekolah di sekolah negeri maupun swasta. "Pokoknya begini, pemerintah akan menanggung seluruh masyarakat miskin untuk sekolah gratis," kata Dedi di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Jumat (16/5/2025). Langkah ini diambil menyusul lonjakan jumlah lulusan SMP tahun ini yang diperkirakan mencapai 700.000 siswa, sementara daya tampung sekolah negeri dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025 hanya sekitar 329.000 kursi. Untuk mengatasi keterbatasan tersebut, Pemprov akan bekerja sama dengan sekolah swasta guna memastikan anak-anak dari keluarga kurang mampu tetap dapat bersekolah. "Kalau sekolah pemerintah tidak bisa nampung, ya sekolah swasta. Kan kita kerjasama nanti," ujarnya. Gubernur Dedi juga menginstruksikan Dinas Pendidikan Jabar untuk segera mendata jumlah siswa prasejahtera yang masuk ke sekolah swasta, guna memastikan penyaluran bantuan tepat sasaran. Pemprov Jabar telah menyiapkan dana sebesar Rp 600 miliar dari APBD untuk mendukung program ini. Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Jabar, Deden, mengakui ketimpangan antara jumlah lulusan dan daya tampung sekolah negeri menjadi tantangan utama dalam proses penerimaan siswa baru tahun ini. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.