Aplikasi Sentuh Tanahku Permudah Akses Layanan Pertanahan Warga 30 Aug 2026 PSI Jember Jadikan Kantor Baru sebagai Rumah Bersama, Ratusan Ojol Diajak Berdiskusi 30 Aug 2026 Layanan Peralihan Hak 10 Hari Diuji Coba, ATR/BPN Tekankan Kesiapan Masyarakat 30 Aug 2026 Layanan PERINTIS 10 Hari Percepat Proses Balik Nama Sertipikat 30 Aug 2026 Satres Narkoba Polres Sukabumi Amankan 276 Botol Miras 30 Aug 2026 Muktamar NU Tetapkan 9 Anggota AHWA, KH Nurul Huda Jazuli Raih Suara Tertinggi 30 Aug 2026 Ribuan Banser dan Pagar Nusa Perketat Pengamanan Muktamar NU 30 Aug 2026 Google Health 5.07 Dirilis, Catat Olahraga Makin Fleksibel 30 Aug 2026 Muktamar NU Memanas Lagi, Masa Tunggu Eks Parpol Diperdebatkan 30 Aug 2026 Kepercayaan pada Fakta Runtuh di Era AI 30 Aug 2026 Aplikasi Sentuh Tanahku Permudah Akses Layanan Pertanahan Warga 30 Aug 2026 PSI Jember Jadikan Kantor Baru sebagai Rumah Bersama, Ratusan Ojol Diajak Berdiskusi 30 Aug 2026 Layanan Peralihan Hak 10 Hari Diuji Coba, ATR/BPN Tekankan Kesiapan Masyarakat 30 Aug 2026 Layanan PERINTIS 10 Hari Percepat Proses Balik Nama Sertipikat 30 Aug 2026 Satres Narkoba Polres Sukabumi Amankan 276 Botol Miras 30 Aug 2026 Muktamar NU Tetapkan 9 Anggota AHWA, KH Nurul Huda Jazuli Raih Suara Tertinggi 30 Aug 2026 Ribuan Banser dan Pagar Nusa Perketat Pengamanan Muktamar NU 30 Aug 2026 Google Health 5.07 Dirilis, Catat Olahraga Makin Fleksibel 30 Aug 2026 Muktamar NU Memanas Lagi, Masa Tunggu Eks Parpol Diperdebatkan 30 Aug 2026 Kepercayaan pada Fakta Runtuh di Era AI 30 Aug 2026

Pemprov Jabar Akan Siapkan Layanan Psikolog di Puskesmas

Desi Rossilawati
Senin, 12 Mei 2025 | 08:26 WIB
Bagikan
Pemprov Jabar Akan Siapkan Layanan Psikolog di Puskesmas

VISI.NEWS | KOTA BANDUNG - Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan menghadirkan layanan psikolog klinis di Puskesmas sebagai upaya deteksi dini dan rehabilitasi masalah kesehatan jiwa.

Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, mengatakan bahwa rencana ini merupakan bagian dari komitmen serius Pemprov dalam menghadapi tingginya prevalensi gangguan kesehatan jiwa di masyarakat.

Selain itu, keberadaan psikolog klinis di Puskesmas dinilai penting untuk menurunkan beban rumah sakit jiwa dan rumah sakit rujukan.

"Psikolog klinis adalah lembaga kesehatan esensial di Puskesmas yang berperan dalam pencegahan, deteksi dini, intervensi, dan rehabilitasi masalah kesehatan jiwa," kata Erwan dikutip dalam keterangan tertulisnya, Senin (12/5/2025).

Pemprov Jabar menargetkan kehadiran layanan psikolog klinis di 300 hingga 500 Puskesmas pada tahun depan, dengan tujuan akhir pemerataan di lebih dari 1.000 Puskesmas yang tersebar di seluruh provinsi.

"Ke depan bisa merata di seluruh 1.000 lebih Puskesmas di Jabar," kata Erwan.

Namun, Erwan juga mengingatkan bahwa kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi kunci sukses program ini. Ia menegaskan pentingnya kesiapan implementasi agar layanan benar-benar tersedia dan tidak hanya menjadi wacana.

"Jangan sampai sosialisasi yang sudah terlanjur dilakukan, tetapi pada kenyataannya layanan tersebut masih belum tersedia," tegasnya.

Erwan menekankan bahwa segala sesuatunya harus disiapkan secara matang dan ditindaklanjuti dengan aksi nyata, bukan hanya sebatas rapat.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Jawa Barat, Herman Suryatman, menyebut bahwa Jabar termasuk provinsi dengan angka prevalensi depresi tertinggi di Indonesia, yakni sebesar 3,3 persen berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) terbaru.

"Dengan demikian, kondisi ini harus menjadi perhatian bagi seluruh pihak," ujar Herman.

Ia berharap, dengan langkah pencegahan ini, Jabar dapat bertransformasi menjadi provinsi paling bahagia.

Namun demikian, Herman menegaskan bahwa layanan kesehatan jiwa berbasis masyarakat harus segera diakselerasi. Ia menyoroti berbagai penyebab depresi, termasuk tekanan ekonomi yang menjadi pemicu utama.

Ia juga menyebut tingginya angka perceraian di Jabar, dengan 96.000 kasus berasal dari gugatan perempuan, menjadi cerminan rentannya ketahanan keluarga.

Selain itu, Herman menyoroti masalah sosial lainnya seperti maraknya pinjaman online dan praktik judi daring yang bahkan telah menjangkiti anak-anak. Ia menegaskan perlunya penanganan menyeluruh yang tidak hanya bersifat kuratif, tapi juga promotif dan preventif.

“Kita butuh penataan kelembagaan dan SDM. Puskesmas bisa mulai melakukan pelayanan meski belum sempurna. Sambil berjalan kita terus sempurnakan. Jangan menunggu sempurna baru jalan,” pungkas Herman. @desi

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.