Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Kamis 6 Agustus 2026 6 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Kamis 6 Agustus 2026 6 Aug 2026 Ombudsman RI Nilai Homecare Perkuat Pelayanan Kesehatan di Jember 5 Aug 2026 Festival Suara Nusantara Hadir di Jabar, Ajak Generasi Muda Lestarikan Cerita Rakyat 5 Aug 2026 Enam Buah yang Baik untuk Menjaga Kesehatan Usus 5 Aug 2026 Persib Tak Gelar Konvoi Jika Jadi Juara Piala Presiden 2026 5 Aug 2026 PT BDS Pastikan Pembayaran Piutang Vendor Lewat Proses Hukum 5 Aug 2026 Kejagung Geledah Rumah Don Ritto di Bandung Terkait Kasus TPPU 5 Aug 2026 Alokasi Anggaran Revitalisasi Sekolah di Sukabumi Rp 154 Miliar 5 Aug 2026 Didorong Masuk PKBM atau PJJ, Wamendikdasmen Ungkap 527 Ribu ATS di Jabar 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Kamis 6 Agustus 2026 6 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Kamis 6 Agustus 2026 6 Aug 2026 Ombudsman RI Nilai Homecare Perkuat Pelayanan Kesehatan di Jember 5 Aug 2026 Festival Suara Nusantara Hadir di Jabar, Ajak Generasi Muda Lestarikan Cerita Rakyat 5 Aug 2026 Enam Buah yang Baik untuk Menjaga Kesehatan Usus 5 Aug 2026 Persib Tak Gelar Konvoi Jika Jadi Juara Piala Presiden 2026 5 Aug 2026 PT BDS Pastikan Pembayaran Piutang Vendor Lewat Proses Hukum 5 Aug 2026 Kejagung Geledah Rumah Don Ritto di Bandung Terkait Kasus TPPU 5 Aug 2026 Alokasi Anggaran Revitalisasi Sekolah di Sukabumi Rp 154 Miliar 5 Aug 2026 Didorong Masuk PKBM atau PJJ, Wamendikdasmen Ungkap 527 Ribu ATS di Jabar 5 Aug 2026

Pemkot Surabaya Segera Tuntaskan Pengaspalan Jalan dan Peninggian Jalan

ED
Senin, 21 Oktober 2024 | 14:25 WIB
Bagikan
Pemkot Surabaya Segera Tuntaskan Pengaspalan Jalan dan Peninggian Jalan
VISI.NEWS | SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) menanggapi keluhan masyarakat terkait beberapa ruas jalan di Kota Pahlawan yang berdebu. Misalnya saja di Jalan Kranggan dan Jalan Mayjend Sungkono. Menanggapi hal itu, Kepala DSDABM Kota Surabaya, Syamsul Hariadi mengatakan bahwa debu tersebut akibat proses pengerjaan pengaspalan dan peninggian jalan. Di mana perbaikan jalan dilakukan sebagai upaya untuk menyediakan jalan yang layak bagi masyarakat. “Jadi itu adalah proses pengaspalan dan peninggian jalan supaya tidak banjir ketika musim hujan tiba. Aspalnya akan dibuat tinggi beberapa sentimeter supaya kalau hujan tidak banjir. Baik di Jalan Kranggan maupun di Jalan Mayjend Sungkono,” kata Syamsul, Minggu (20/10/2024). Syamsul mengungkapkan proses pengaspalan dan peninggian jalan di Kota Surabaya dilakukan dengan berlapis-lapis sehingga membutuhkan waktu. Meski demikian, pihaknya terus berupaya menyelesaikan proyek tersebut sebelum musim hujan tiba. Sementara itu, Kepala Bidang Drainase DSDABM Kota Surabaya, Windo Gusman Prasetyo menuturkan, bahwa untuk lapisan pertama pengaspalan di Jalan Kranggan sudah dilakukan. Sementara lapisan kedua akan dikerjakan pada besok malam. “Yang di Jalan Kranggan itu lapisan aspalnya ada dua. Untuk yang pertama sudah dikerjakan tadi malam dan selanjutnya untuk lapisan kedua mulai dikerjakan nanti malam,” tuturnya. Windo juga menjelaskan bahwa sebelum proses pengaspalan dilakukan, tanah terlebih dahulu harus dipadatkan selama tiga hari. “Yang di Jalan Kranggan itu sebenarnya meneruskan dari Jalan Baliwerti. Prosesnya memang cukup panjang dari mulai pengerukan sertu minggu kemarin, lalu pemadatan dan baru dilakukan pengaspalan,” jelasnya. Menurutnya, pengaspalan di Jalan Kranggan dilakukan sepanjang 200 meter dengan ketinggian sekitar 20 sampai 30 sentimeter. Sementara terkait debu di Jalan Mayjend Sungkono, Windo mengungkapkan bahwa hal itu juga dikarenakan pengerjaan proyek pengaspalan dan peninggian jalan. Proyek tersebut saat ini memasuki tahap penghamparan Cement Treated Base (CTB) menggunakan campuran tanah asli (agrehat), semen portland dan air. “Di Mayjend sekarang jadwalnya proses CTB. Kalau CTB ini harus dipadatkan dulu tanahnya sebelum di aspal kurang lebih selama tiga hari,” ungkapnya. Terkait penuntasan proyek Jalan Mayjend Sungkono, Windo menyebut, sesuai jadwal akan selesai pada awal bulan November 2024. Pengaspalan akan dilakukan hingga depan Ciputra World. “Kita lakukan bertahap sampai nanti perbaikannya di depan Ciputra World. Awal bulan (November) diperkirakan selesai disisi selatannya,” jelasnya. Selama proses pemadatan yang mengakibatkan jalan berdebu, pihaknya bersama kontraktor dibantu Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya melakukan penyiraman jalan sebanyak lima kali dalam sehari. Penyiraman dilakukan sebagai upaya mengurangi debu yang mengganggu pengguna jalan. “Penyiraman kita lakukan sehari lima kali bersama kontraktor dan DLH,” pungkasnya. @redho

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.