Pemkot Surabaya Mediasi Kasus Lansia Tinggal Sebatang Kara, Keluarga Beber Fakta Sebenarnya!

ED
Selasa, 23 Januari 2024 | 17:58 WIB
Bagikan
Pemkot Surabaya Mediasi Kasus Lansia Tinggal Sebatang Kara, Keluarga Beber Fakta Sebenarnya!

VISI.NEWS | SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memberikan perhatian atas informasi adanya seorang lansia bernama Sodikin (68) yang tinggal sebatang kara di Kapas Gading Madya, Dukuh Setro, Kecamatan Tambaksari Surabaya. Lansia tersebut, diinformasikan sedang sakit dan tinggal di lahan kosong karena ditelantarkan oleh keluarga.

Lurah Dukuh Setro, Kecamatan Tambaksari Surabaya, Ahrul Fahziar menyampaikan telah bertemu dengan Sodikin untuk menggali kebenaran informasi tersebut. Akan tetapi, Sodikin justru mengaku telah meninggalkan keluarganya di Peneleh lebih dari 20 tahun karena bekerja di Lamongan.

"Pak Sodikin baru kembali ke Surabaya akhir tahun 2023. Karena tidak ada tempat tinggal, akhirnya dia tinggal di Dukuh Setro, wilayah kami. Karena memang asalnya beliau dari sana," kata Ahrul Fahziar ditemui usai mediasi bersama keluarga dan anak Sodikin, di Kantor Kelurahan Peneleh Surabaya, Selasa (23/1/2024).

Ahrul Fahziar mengungkap bahwa administrasi kependudukan Sodikin sudah tercatat sebagai warga Peneleh, Kecamatan Genteng. Namun Sodikin memilih tinggal di Dukuh Setro karena memang sebelumnya pernah memiliki rumah di sana. "Karena memang asalnya beliau (Sodikin) dari sana (Dukuh Setro). Jadi masih banyak kenalan di wilayah tersebut, sehingga dia merasa tempat kembali (pulangnya) ke Dukuh Setro," ungkapnya.

Meski sudah tercatat sebagai warga Peneleh, Lurah Dukuh Setro bersama Puskesmas, Babinsa dan Bhabinkamtibmas setempat, tidak tinggal diam. Pihaknya tetap memberikan perhatian kepada Sodikin, termasuk intervensi pengobatan dan perawatan kesehatan. "Alhamdulillah kondisi kesehatan Pak Sodikin baik. Sudah diintervensi obat oleh teman-teman Puskesmas," ujarnya.

"Kalau sekarang (Sodikin) perawatan jalan, karena beliau menyampaikan selama ini kontrol rutin ke Puskesmas Peneleh. Tapi karena dari Dukuh Setro jauh, kami sarankan untuk perawatan jalan di pos kesehatan Kelurahan Dukuh Setro," sambungnya.

Di tempat yang sama, Lurah Peneleh, Kecamatan Genteng, Kota Surabaya, Skundario Kristianindraputra menjelaskan, status KK Sodikin masih ikut keluarganya di Peneleh. Dari penjelasan pihak keluarga, Sodikin telah meninggalkan rumah dan keluarga Peneleh lebih dari 20 tahun.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.