Pemkot Surabaya dan Kemenhub Gelar RUN HUB 2023 Diikuti Ribuan Pelari
Di samping itu, Menhub Budi menyebut, bahwa even RUN HUB ini sekaligus menjadi momen untuk mengenalkan transportasi kepada masyarakat. Nah, untuk menggugah semangat para peserta, maka event lari ini digelar di Kota Surabaya.
"Supaya tambah bersemangat dan dia (peserta) mengenal bahwa transportasi melaju untuk transportasi maju, itu taglinenya. Dan ini menjadi semangat bagi insan perhubungan untuk melakukan itu dan juga tentu bagi Surabaya," katanya.
Menhub Budi pun mengapresiasi track RUN HUB 2023 yang melalui sejumlah jalan protokol di Kota Surabaya. Menurutnya, jalan di Kota Pahlawan ini mulus dan bahkan banyak kegiatan seni pada track yang dilintasi peserta RUN HUB 2023. "Tracknya bagus, jalan mulus, banyak kegiatan seni. Saya pikir Surabaya membanggakan, dapat suasananya," imbuhnya.
Sementara itu, Pemimpin Redaksi Harian Kompas Sutta Dharmasaputra menambahkan, pemilihan Kota Surabaya juga didasari atas pertimbangan strategis lokasi. Menurutnya, Surabaya sangat mudah dijangkau dari kota-kota lain di wilayah timur Indonesia. Selain itu, Surabaya juga mudah dijangkau dari Bali, Jawa Tengah, Jawa Barat, bahkan dari Kalimantan dan Sulawesi.
"Selain itu, sebagai kota besar yang memiliki banyak komunitas lari, pemilihan Surabaya juga sudah tepat, terbukti dari tercapainya target sebanyak 2.000 peserta, yang berhasil ditutup kurang dari tiga hari” papar dia.
Sebagai diketahui, RUN HUB 2023 diselenggarakan pada Minggu, 8 Oktober 2023 pagi, dengan titik start dan finish di Balai Kota Surabaya. Sebagian rute lari melewati kawasan Car Free Day (CFD) dan beberapa ikon ternama di Kota Surabaya, seperti Jalan Tunjungan, Monumen Bambu Runcing, dan Monumen Kapal Selam. Event lari ini menghadirkan dua kategori, yakni 5 KM dan 10 KM dengan peserta sebanyak 2.000 orang
@redho
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!