Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Pemkot Bogor Siapkan Ruang Terbuka Publik di Lahan Bekas Longsor Gang Barjo pada 2025

Desi Rossilawati
Kamis, 26 Desember 2024 | 07:30 WIB
Bagikan
Pemkot Bogor Siapkan Ruang Terbuka Publik di Lahan Bekas Longsor Gang Barjo pada 2025

VISI.NEWS | BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor berencana mengubah lahan bekas longsor di Gang Barjo, Kelurahan Kebon Kelapa, Kota Bogor, menjadi ruang terbuka publik pada 2025.

Kepala Bidang Keanekaragaman Hayati Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim) Kota Bogor, Devi Librianti mengungkapkan, lahan yang mengalami longsor pada Oktober 2022 itu memiliki luas sekitar 800 meter persegi.

“Betul, saat ini masih tahap perencanaan. Rencana pembangunan dilakukan tahun 2025. Lahan ini akan dijadikan area terbuka untuk mencegah jika ada longsor lagi langsung ke rumah warga,” kata Devi, Kamis (26/12/2024).

Ruang publik ini rencananya dilengkapi dengan berbagai fasilitas, termasuk lapangan bulu tangkis, gazebo, area bermain anak, dan area mata air.

Selain itu, kata Devi, Disperumkim Kota Bogor tengah memproses administrasi pembayaran pembebasan lahan bagi warga terdampak bencana.

“Saat ini sedang dalam tahap proses administrasi pembayaran pembebasan lahan untuk yang sudah lengkap dokumennya,” tambah Devi.

Pembangunan ruang terbuka publik ini akan menggunakan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kota Bogor tahun 2025 sebesar Rp 500 juta.

Devi menjelaskan, tahap persiapan seperti lelang dan penyusunan dokumen pendukung, misalnya kerangka acuan kerja (KAK), dokumen kontrak, perizinan, telah tuntas.

“Dalam rencana ini juga dibuat survei dan pengumpulan data survei, peta analisis dan sintesis tapak eksisting, serta penyusunan DED sesuai dengan batasan lingkup pekerjaan dalam KAK,” jelasnya.

Diketahui, Gang Barjo dilanda bencana tanah longsor pada 12 Oktober 2022 akibat curah hujan tinggi.

Akibat peristiwa tersebut, 166 warga terdampak, empat orang selamat, dan empat orang meninggal dunia akibat tertimbun longsor. @desi

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.