Pemkot Bandung Wacanakan Multikolaborasi dengan Kota Roma
"Sekarang ini kendaraan listrik dan gedung-gedung mereka sudah go green. Kita akan belajar dari mereka yang sudah lebih dahulu mengimplementasikan energi terbarukan," imbuhnya.
Di Indonesia ada dua kota yang terpilih untuk bergabung dengan program International Urban and Regional Cooperation (IURC), yakni Kota Bandung dengan Kota Roma, Italia serta Kota Semarang dengan Kota Sofia, Bulgaria.
Program ini dilaksanakan selama dua tahun dari tahun 2021 hingga 2023. Aktivitas utama dalam kerja sama ini adalah city pairing dan thematic cluster.
City pairing untuk memasangkan kota Indonesia dengan Kota Eropa. Lalu, thematic cluster ini kita berbagi topik kerja sama yang serupa di Asia/Australasia atau di luarnya (jaringan global)
Koordinator IURC Indonesia, Dini Laraswati menjelaskan, fokus dari kegiatan ini adalah pertukaran pengetahuan serta praktik-praktik terbaik melalui kegiatan daring dan tatap muka. Topik pembahasan kolaborasinya adalah kesepakatan hijau, pembaruan perkotaan, ruang publik, budaya, inovasi, dan pertumbuhan ekonomi.
"Kunjungan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman mengenai Kota Bandung dan Kota Roma, khususnya mengenai pengembangan sistem pangan perkotaan, serta menjajaki kerja sama lainnya dengan Kota Roma," jelas Dini.
Sementara itu, Direktur Departemen Perencanaan Strategis dan Rencana Nasional untuk Pemulihan dan Ketahanan, Pemerintah Kota Roma, Raffaele Barbato menuturkan, Roma merupakan kota yang punya potensi besar dalam pangan.
"Roma adalah kota yang fokus pada pangan. Agrikulturnya sangat besar karena kami memiliki pertanian yang besar. Namun, banyak hal yang harus kami hadapi," kata Raffaele.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!