Pemkot Bandung Perkuat Strategi Tangani Sampah, Targetkan 6 TPST Beroperasi 2026

Desi Rossilawati
Sabtu, 22 Februari 2025 | 18:30 WIB
Bagikan
Pemkot Bandung Perkuat Strategi Tangani Sampah, Targetkan 6 TPST Beroperasi 2026
VISI.NEWS | BANDUNG - Dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2025 dengan tema 'Kolaborasi untuk Indonesia Bersih', Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus memperkuat strategi pengelolaan sampah. Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, menegaskan bahwa penanganan sampah menjadi prioritas utama kepemimpinan Farhan-Erwin dengan mengusung tiga pendekatan utama, yakni penanganan, pengendalian, dan penormalan. Pemkot Bandung saat ini tengah menangani sekitar 135 titik sampah liar yang menjadi perhatian utama. "Kami berupaya mengidentifikasi titik-titik ini dan memastikan sampah di sana diangkut ke TPST untuk dimusnahkan. Dari sekitar 1.500 ton sampah yang dihasilkan setiap hari, masih ada sekitar 400 ton yang belum dapat diselesaikan. Kami berkomitmen untuk menuntaskan jumlah ini melalui berbagai upaya," ujar Erwin dilansir dari laman resmi Kota Bandung. Oleh karena itu, berbagai upaya akan dilakukan untuk mengatasi permasalahan ini, termasuk optimalisasi program maggotisasi, bank sampah, dan gerakan Kang Pisman, serta pemanfaatan teknologi pengolahan sampah seperti Wisanggeni, Motah, dan Pyrolisis. Selain itu, Pemkot Bandung terus mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pengelolaan sampah dengan cara memilah sampah sejak dari rumah serta mengurangi penggunaan kemasan sekali pakai. "Kebersihan adalah sebagian dari iman. Mari kita lakukan pengelolaan sampah dengan baik dan niatkan sebagai bagian dari ibadah kita," ucap Erwin. Dalam kegiatan HPSN, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung, Dudi Prayudi, mengungkapkan bahwa sebanyak 108 peserta, termasuk komunitas Bocil (Bocah Cilik Cinta Lingkungan), turut serta dalam kegiatan pemilahan sampah. Hasilnya, diperoleh 50 kg sampah organik, 15,2 kg sampah anorganik, dan 33 kg sampah residu. Sampah organik tersebut akan diolah di rumah maggot dan komposter yang tersebar di 149 dari 151 kelurahan di Bandung. Saat ini, Kota Bandung memiliki empat TPST yang beroperasi, yaitu TPST Nyengseret, TPST Tegalega, TPST Babakan Siliwangi, dan TPST Batununggal. Pada April 2025, TPST Cicukang Holis akan mulai beroperasi, diikuti oleh TPST Gedebage pada November 2025. Dengan demikian, di awal 2026, Bandung menargetkan memiliki enam TPST yang mampu mengolah hingga 500 ton sampah per hari. Selain itu, DLH juga sedang mengkaji 15 lokasi TPS yang akan menggunakan metode pembakaran termal untuk pemusnahan sampah. Abu hasil pembakaran tersebut nantinya dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku batako atau media tanam. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.