Pemkot Bandung Luncurkan Program Siskamling Siaga Bencana untuk Tingkatkan Kesiapsiagaan Warga
Jika hasil program ini menunjukkan dampak positif, Farhan menjelaskan bahwa anggaran bisa ditambah melalui program wajib lain yang disesuaikan dengan kebutuhan daerah. Dengan demikian, setiap RW akan memiliki fleksibilitas dalam menentukan prioritas dan alokasi anggaran yang dibutuhkan untuk meningkatkan kesiapsiagaan bencana di wilayahnya masing-masing.
Untuk meningkatkan efektivitas program ini, Pemkot Bandung melibatkan empat perangkat daerah utama, yaitu Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM), serta Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP). Farhan menegaskan bahwa Siskamling Siaga Bencana akan dilaksanakan pada siang hari, sehingga hasil monitoring dapat segera ditindaklanjuti dengan langkah-langkah konkret.
“Harapannya, kami mendapat gambaran yang nyata dari kondisi di lapangan, bukan hanya data di atas kertas. Dengan cara ini, kami dan anggota dewan bisa memiliki pemahaman yang sama dalam mengidentifikasi masalah dan merumuskan solusi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” kata Farhan.
Sesuai dengan Surat Edaran Wali Kota Bandung Nomor 134-Bag.Tapem/2025, seluruh kelurahan di Kota Bandung diwajibkan menjalankan Siskamling Siaga Bencana. Pemkot Bandung akan melakukan pemantauan secara bergiliran di setiap wilayah untuk memastikan kesiapsiagaan bencana di setiap kawasan. Dalam pelaksanaan program ini, Pemkot Bandung juga menggandeng DPRD Kota Bandung untuk bersama-sama memantau dan menyelesaikan permasalahan yang dihadapi masyarakat di lapangan.
@uli
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!