Pemkot Bandung Hadirkan Truk Pacman, Target Angkut 430 Ton Sampah per Hari
Editor
Desi Rossilawati
Rabu, 26 Februari 2025 | 17:30 WIB
VISI.NEWS | BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus berinovasi dalam menangani permasalahan sampah yang semakin mendesak. Pada Rabu (26/2/2025), Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, mewakili Wali Kota Muhammad Farhan, meluncurkan Truk Pacman sebagai bagian dari strategi pengelolaan sampah di Kota Bandung.
Truk Pacman, yang merupakan singkatan dari Perangkat Angkut Ceceran Sampah di Jalan, dirancang untuk mengangkut sampah dari titik kumpul menuju Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST). Truk compactor ini berkapasitas 6 meter kubik atau sekitar 3 ton sampah, serta dilengkapi penampungan air lindi guna mengurangi bau dan pencemaran lingkungan.
Peluncuran yang berlangsung di TPST Nyengseret ini sekaligus menjadi penanda dimulainya program Bandung Utama dalam menangani sampah. Untuk tahap awal, sebanyak 12 unit Truk Pacman akan beroperasi dua kali sehari, pada pukul 06.00 dan 19.00 WIB.
"Mobil ini akan mengangkut sampah dari titik pengumpulan ke TPS, dengan target 430 ton sampah per hari. Ini adalah langkah awal untuk mencapai target yang lebih besar dalam tiga bulan ke depan," ujar Erwin.
Wakil Wali Kota Erwin mengungkapkan bahwa Kota Bandung memiliki 136 titik pengumpulan sampah (Tikum), dengan tambahan 12 titik baru. Langkah ini menjadi krusial mengingat TPA Sari Mukti akan ditutup pada Maret 2025, sementara masih terjadi penumpukan sekitar 43 ton sampah per hari yang belum tertangani.
Selain armada Pacman, Pemkot Bandung juga mengembangkan teknologi Refuse-Derived Fuel (RDF), magotisasi, dan pengolahan thermal untuk mengurangi ketergantungan pada TPA.
Erwin mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif dalam pengelolaan sampah, seperti memilah sampah dari rumah, menggunakan komposter, bank sampah, dan program biodiesel.
Truk Pacman hanyalah bagian dari solusi. Keberhasilan program tetap bergantung pada partisipasi warga dalam memilah dan mengolah sampah dari sumbernya.
"Saya mengimbau warga Bandung untuk memilah sampah dari rumah, menggunakan komposter, bank sampah, serta program biodiesel yang sudah tersedia. Mari kita wujudkan Bandung yang lebih bersih dan sehat untuk kita semua,"
Pemkot Bandung optimistis bahwa dengan inovasi dan kerja sama masyarakat, kota ini bisa menjadi lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!