Pemkot Bandung Evaluasi Rute Pocari Sweat Run 2025

Desi Rossilawati
Minggu, 20 Juli 2025 | 15:11 WIB
Bagikan
Pemkot Bandung Evaluasi Rute Pocari Sweat Run 2025
VISI.NEWS | BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bersama penyelenggara Pocari Sweat Run Indonesia 2025 menilai meski pelaksanaan tahun ini berjalan sukses, terdapat sejumlah aspek yang perlu diperbaiki untuk tahun depan. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyebut ada dua fokus utama evaluasi, yakni pengaturan rute lari dan komunikasi publik. Farhan menjelaskan, dari hasil pemantauan, kemacetan terjadi di beberapa titik, seperti Cicadas, Kiaracondong, Viaduct, dan kawasan Gedung Pakuan. Ia mencontohkan, pada pukul 04.40 WIB sudah terjadi antrean kendaraan di Jalan Supratman menuju Cicadas akibat satu mobil parkir yang hendak keluar. Berdasarkan data real-time Bandung Command Center, masih terdapat pertemuan antara rute pelari dengan lalu lintas kendaraan umum yang menimbulkan kemacetan. Untuk ke depan, Farhan menegaskan akan ada penyesuaian rute agar lebih efektif, namun tetap mempertahankan ciri khas kota Bandung. “Kalau kita bongkar total dan cari jalur keluar dari pusat kota, mungkin pelarinya tidak akan melewati ikon-ikon Bandung. Itu harus kita jaga,” ujarnya. Pemkot Bandung akan menganalisis titik-titik kemacetan dan kepadatan lalu lintas untuk merancang rekayasa rute baru. “Coba kita lihat ya, barangkali ada rute yang bisa kita rekayasa. Semakin sedikit pertemuan antara pelari dengan kendaraan, itu lebih baik,” tambahnya. Selain rute, Farhan menekankan pentingnya komunikasi publik. Ia menilai informasi tidak hanya perlu disebar di media sosial, tetapi juga dengan pendekatan berbasis analitik untuk memastikan tepat sasaran. “Komunikasi publik ini penting. Semua orang harus merasa terlibat, bukan cuma yang lari,” tegasnya. Ke depan, Pemkot akan mengutamakan metode below the line agar penyampaian informasi lebih efektif. Farhan berharap, dengan perbaikan rute dan komunikasi, Pocari Sweat Run tak hanya memberi kenyamanan bagi pelari, tetapi juga pengguna jalan dan warga Bandung secara keseluruhan. “Saya tidak hanya memikirkan kenyamanan pelari, tapi juga pengemudi mobil yang harus berbagi jalan,” pungkasnya. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.