Pemkab Bandung Road To 60.000 Sertifikat NIB

ED
Kamis, 15 Juni 2023 | 17:13 WIB
Bagikan
Pemkab Bandung Road To 60.000 Sertifikat NIB

Kang DS juga menyebutkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Bandung dalam kondisi sebelumnya 71,87 poin, saat ini Desember 2022 berada pada 73,39 poin.

"Indikator yang tentunya meningkat, yaitu indikator daya beli. Indikator daya beli ini di antaranya ketenangan para pelaku UMKM, sehingga berpengaruh ekonomi mikro dan makro. Kami juga melakukan inovasi dengan adanya Bandung Kunafe ini salah satunya upaya kita dalam rangka untuk memasarkan produk hasil para pelaku UMKM," tuturnya.

Menurut Kang DS, produk UMKM di Kabupaten Bandung yang sudah digelar melalui program UMKM ini hampir 16.800 produk. Ia menyebutkan, di Soreang di antaranya ada produk UMKM gamis, di Cicalengka produk kerudung dan Kutawaringin ada produk jin atau levis dan juga produk makanan di masing-masing wilayah atau masing-masing kecamatan.

"Pengembangan produk UMKM itu juga bekerjasama dengan Dinas Perdagangan dan Perindustrian," ujarnya.

Kang DS juga mengungkapkan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Bandung, selalu hadir memberikan pelayanan kepada masyarakat melalui program Rembug Bedas dan Bunga Desa yang dilaksanakan di desa-desa di Kabupaten Bandung.

"Hal ini sebagai bentuk hadirnya pemerintah di tengah-tengah masyarakat, dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat untuk memiliki NIB. Dengan pola jemput bola, sehingga akan mempercepat pertumbuhan UMKM. Pembuatan NIB ini dikeluarkan pemerintah untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat secara gratis di Kabupaten Bandung," katanya.

Kang DS juga turut mendoakan para pelaku UMKM di Kabupaten Bandung sukses dalam menjalankan usahanya dan mendapatkan keuntungan dari usahanya itu.

"Untuk para pelaku UMKM ini ada pinjaman dana bergulir tanpa bunga dan tanpa jaminan. Cukup menggunakan NIB, pelaku UMKM bisa datang langsung ke BPR Kerta Raharja dan BJB, maka akan mendapatkan fasilitas modal bergulir tanpa bunga dan tanpa jaminan yang sudah kami berikan sekitar Rp 70 miliar. Uang tersebut digunakan untuk membantu para pelaku UMKM di Kabupaten Bandung. Kalau pelaku UMKM sudah berhasil, pinjaman bisa ditingkatkan antara Rp 5 juta sampai Rp 500 juta," katanya.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.